Simak! Pantangan dan Laku Batin untuk Weton Pon di Bulan Suro (jcomp/Freepik)
JawaPos.com - Bulan Suro selalu menjadi waktu yang istimewa bagi masyarakat Jawa. Ia bukan sekadar penanda pergantian bulan, melainkan sebuah fase sakral di mana batas antara dunia nyata dan dunia gaib menjadi sangat tipis.
Di saat inilah orang-orang yang lahir di Weton Pon mendapatkan tempat tersendiri dalam pusaran energi spiritual yang sangat kuat.
Namun kekuatan ini bukan tanpa syarat, sebab di balik keistimewaan tersebut, ada pantangan dan laku batin yang harus dijaga agar berkah tidak berubah menjadi petaka.
Menurut pembahasan dari salah satu video di kanal youtube yang aktif membahas spiritualitas Jawa, yakni Ngaos Jawa, orang yang lahir di Weton Pon dikenal sebagai pribadi yang tenang, sabar, dan punya ketajaman intuisi yang alami.
Baca Juga: Ini Keistimewaan Weton Pon di Bulan Suro: Ada Kekuatan Batin yang Bangkit dari Dalam Diri
Mereka seperti penampung energi, menyerap suasana dan emosi di sekelilingnya dengan sangat halus.
Tapi justru karena kepekaan inilah, mereka pun sangat rentan, terutama di bulan Suro. Saat tubuh batin mereka sedang “terbuka”, pengaruh energi negatif bisa masuk kapan saja bila mereka lengah.
Salah satu pantangan terbesar bagi Weton Pon di bulan Suro adalah mengumbar emosi negatif. Marah, iri, dendam, atau berkata sembarangan tentang hal-hal gaib bisa menjadi celah masuknya gangguan dari makhluk tak kasat mata.
Orang tua Jawa dulu bahkan mewanti-wanti agar orang Pon lebih banyak tinggal di rumah atau tempat yang aman selama hari-hari keramat di bulan Suro. Mereka dianggap dalam kondisi “tipis”, mudah terserap oleh energi luar.
Selain itu, terlalu banyak bicara, terutama membahas pengalaman spiritual, juga menjadi pantangan yang harus dihindari.
Meski mungkin mereka punya cerita tentang mimpi bertemu leluhur atau mendapat firasat tertentu, membagikan itu secara sembarangan bisa menimbulkan gangguan atau bahkan menghilangkan berkah yang sebenarnya telah dititipkan.
Sebaliknya, bulan Suro adalah waktu yang tepat untuk melakukan laku prihatin: berdoa, menyepi, puasa, atau sekadar menyendiri dalam keheningan untuk menata kembali batin.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
