Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Juni 2025 | 04.58 WIB

Jodoh, Pantangan, dan Selamatan yang Baik untuk Pemilik Weton Selasa Pon Menurut Primbon

Ilustrasi sifat, watak, dan nasib pemilik weton Selasa Pon (Dok. Danu Irawan/Vecteezy) - Image

Ilustrasi sifat, watak, dan nasib pemilik weton Selasa Pon (Dok. Danu Irawan/Vecteezy)

JawaPos.com - Setiap orang pasti ingin tahu tentang jodohnya, terutama jika bisa diprediksi lewat hitungan weton Jawa. Bagi kamu yang lahir di hari Selasa Pon, ternyata ada hitungan khusus mengenai pasangan terbaik menurut primbon Jawa, serta hal-hal penting seperti pantangan hidup dan selamatan weton.

Seperti yang dijelaskan pada salah satu video di kanal YouTube yang aktif membahas weton yaitu Sabdaning Ratu, dengan jumlah neptu 10, Selasa Pon sebaiknya berjodoh dengan orang yang memiliki neptu 13. Kombinasi ini menghasilkan angka 23 jika dijumlahkan, yang dalam perhitungan primbon disebut "Tibo Sanggar Waringin." Artinya, rumah tangga pasangan ini akan dipenuhi ketentraman, kedamaian, dan keberkahan seumur hidup. Weton dengan neptu 13 antara lain Jumat Pon, Sabtu Wage, Minggu Kliwon, Senin Pahing, dan Kamis Legi.

Namun, tidak cukup hanya menemukan pasangan yang cocok. Orang dengan weton Selasa Pon juga memiliki pantangan dan godaan yang harus diwaspadai. Dalam primbon disebutkan bahwa bila hatinya masih kotor, ia akan sering mengalami kesialan. Sebaliknya, jika bisa menjaga hati tetap suci, maka akan datang anugerah dan keberuntungan yang luar biasa.

Selanjutnya, ada tradisi selamatan khusus untuk bayi yang lahir di weton Selasa Pon. Jenis makanan yang disiapkan adalah jenang abang, jenang baru-baru, dan jajanan pasar. Doa yang digunakan dalam selamatan ini adalah doa barik, sebagai bentuk harapan agar sang anak dijauhkan dari kesialan dan diberikan keberkahan dalam hidupnya.

Menariknya, meski garis nasib Selasa Pon disebut sering menemui jalan buntu, pemilik weton ini punya kekuatan besar jika bisa menjaga kesucian hati dan rajin berdoa. Dengan memahami jodoh yang cocok dan melakukan selamatan sesuai tradisi, diharapkan nasib buruk bisa dihindari dan kehidupan menjadi lebih harmonis.

Sebagai penutup, tidak ada salahnya mengambil pelajaran dari kearifan lokal seperti primbon Jawa. Segala yang tertulis hanyalah sarana untuk mengenal diri dan memperbaiki arah hidup. Selebihnya, tetaplah berusaha, berdoa, dan pasrah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore