
Ilustrasi orang yang membatalkan janji. (Freepik)
JawaPos.Com - Tidak semua janji yang dibuat akan sampai pada titik pertemuan, dan tidak semua rencana yang sudah disusun rapi akan benar-benar terlaksana.
Ada orang-orang yang, entah karena alasan yang jelas atau terselubung, tiba-tiba membatalkan rencana di menit-menit terakhir.
Bagi yang menunggu, hal ini bisa memicu rasa kecewa, kesal, bahkan merasa tidak dihargai.
Namun di balik itu, dunia psikologi mengungkap bahwa kebiasaan membatalkan mendadak sering kali berakar pada sifat, kebiasaan, bahkan kondisi mental tertentu yang mungkin tidak disadari oleh pelakunya sendiri.
Bukan sekadar alasan klasik seperti “capek” atau “mendadak ada urusan”, tetapi ada dinamika batin, bias kognitif, hingga mekanisme pertahanan diri yang bekerja di baliknya.
Dilansir dari Geediting, inilah delapan alasan psikologis yang membuat seseorang sering membatalkan janji.
1. Sulit Menindaklanjuti Rencana Karena Kurang Kesadaran
Sebagian orang membuat janji atau rencana dengan semangat di awal, tetapi tidak memikirkan proses tindak lanjutnya.
Saat hari H tiba, rasa malas, kelelahan, atau sekadar keengganan bisa mengambil alih.
Hal ini sering terjadi pada mereka yang memiliki kesadaran diri rendah terhadap konsekuensi membatalkan.
Dalam pikirannya, membatalkan mungkin dianggap hal kecil, padahal bagi orang lain itu bisa berdampak besar.
Kesadaran ini penting, karena tanpa kemampuan untuk mempertimbangkan efek dari tindakan, seseorang akan terus mengulangi kebiasaan membatalkan tanpa rasa bersalah.
2. Menghindar Karena Takut Dinilai atau Dihakimi
Ada orang yang bukan malas keluar rumah, tapi justru merasa takut dengan interaksi yang akan terjadi.
Mereka cemas akan dinilai, dihakimi, atau dibandingkan dengan orang lain.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
