Ilustrasi kecocokan pasangan berdasarkan weton (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Dalam budaya Jawa, pernikahan bukan hanya penyatuan dua insan, melainkan juga penyatuan dua energi kehidupan. Salah satu metode tradisional yang digunakan untuk menilai kecocokan pasangan adalah melalui weton jodoh, yaitu perhitungan berdasarkan hari lahir dan pasaran Jawa.
Tradisi ini masih dijunjung tinggi oleh banyak keluarga, karena dipercaya dapat memberikan gambaran tentang keharmonisan rumah tangga di masa depan.
Perhitungan weton bukan sekadar mitos atau ramalan. Ia adalah bagian dari sistem penanggalan dan filosofi hidup masyarakat Jawa yang sangat kompleks.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap bagaimana menghitung weton jodoh, makna di balik angka-angka neptu, serta bagaimana hasilnya ditafsirkan dalam primbon Jawa.
Weton adalah kombinasi dari dua elemen dalam kalender Jawa:
Contoh: seseorang yang lahir pada Jumat Legi memiliki kombinasi weton yang terdiri dari hari Jumat dan pasaran Legi.
Weton dipercaya memengaruhi karakter seseorang, keberuntungan hidup, jodoh, hingga perjalanan spiritualnya. Oleh karena itu, mengetahui weton seseorang menjadi hal penting dalam tradisi Jawa, dilansir dari kanal YouTube Algoritma Alam Weton.
1. Menentukan Neptu Hari Lahir (Dino)