Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Mei 2025 | 00.52 WIB

Mengenal Garis Nasib Tibo Loro dalam Primbon Jawa Sebagai Ujian Hidup yang Membentuk Jiwa Tangguh

Mengenal Garis Nasib Tibo Loro dalam Primbon Jawa Sebagai Ujian Hidup yang Membentuk Jiwa Tangguh (Freepik) - Image

Mengenal Garis Nasib Tibo Loro dalam Primbon Jawa Sebagai Ujian Hidup yang Membentuk Jiwa Tangguh (Freepik)

JawaPos.com - Setiap orang tentu pernah mengalami kesulitan dalam hidup, namun menurut primbon Jawa, ada sebagian orang yang memang sejak lahir telah membawa garis nasib yang lebih berat dibandingkan yang lain.

Salah satunya adalah garis nasib Tibo Loro. Dalam tradisi primbon, Tibo Loro diambil dari kata “loro” yang berarti sakit. Namun, sakit di sini tidak hanya terbatas pada fisik, melainkan juga batin, terutama sakit hati.

Menurut penjelasan pada salah satu video di kanal youtube yang membahas weton, Sabdaning Ratu, garis nasib Tibo Loro ditandai dengan kehidupan yang sering diwarnai kesedihan, kekecewaan, hingga rasa sakit mendalam.

Cobaan bisa datang dalam berbagai bentuk, entah dari percintaan, pekerjaan, keuangan, atau bahkan dari hubungan dengan keluarga dan teman.

Namun, bukan berarti pemilik weton Tibo Loro tidak punya harapan. Justru sebaliknya, mereka dikenal memiliki mental baja, pribadi yang mandiri, tangguh, dan mampu menyelesaikan masalah sendiri tanpa terlalu bergantung pada orang lain.

Golongan weton yang masuk dalam kelompok ini adalah Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi, Minggu Pahing, Senin Legi, Minggu Wage. Mereka juga punya kelebihan lain yang tak kalah penting, yakni keikhlasan dan ketahanan batin.

Ini adalah kekuatan utama yang membuat mereka tetap mampu bertahan di tengah ujian yang datang silih berganti. Namun, para pemilik garis nasib ini tetap disarankan untuk melakukan ruatan sejak dini. Tujuannya adalah untuk mengurangi beban sengkolo atau energi negatif yang mungkin melekat dalam dirinya.

Sebagai manusia, menjaga keseimbangan fisik dan mental adalah hal yang penting. Bagi pemilik garis nasib Tibo Loro, menjaga pola tidur, makan sehat, dan memberi ruang untuk diri sendiri beristirahat sangat disarankan.

Jika mulai lelah secara emosional, tak ada salahnya mengambil jeda sejenak, berlibur, melakukan hobi, atau sekadar duduk tenang sambil mendengarkan musik.

Pada akhirnya, semua garis nasib, apapun itu, adalah bagian dari perjalanan hidup. Tibo Loro memang berat, tapi juga membentuk jiwa yang kuat.

Jadi, jika kamu termasuk yang memiliki garis ini, jangan menyerah. Jalani dengan sabar, tetap waspada terhadap orang-orang yang berniat memanfaatkan, dan yang terpenting: selalu rawat dirimu sendiri. Karena dari dirimu sendiri, kekuatan itu berasal.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore