
Ilustrasi Chinese food halal. (pexels.com)
JawaPos.com – Salah satu tradisi menonjol dalam hari raya Imlek atau Tahun Baru Tiongkok adalah budaya makan meja. Yakni makan bersama dengan keluarga, sahabat dan kerabat.
Dikutip dari laman nihaoma-mandarin.com Tradisi makan meja dalam masyarakat Tionghoa bukan sekadar menyantap makanan di meja makan. Melainkan juga memiliki makna sosiologis yaitu soal interaksi sosial, rasa hormat, dan komunikasi.
Di Tiongkok, meja makan adalah representasi dari hirarki sosial. Pengaturan tempat duduk, siapa yang menyajikan makanan, dan makan terlebih dahulu, semua itu diatur berdasarkan status sosial. Biasanya yang tertua atau tamu kehormatan yang duduk terlebih dahulu dan mulai makan.
Ini adalah cara untuk menunjukkan rasa hormat kepada para orang tua dan tamu. Hirarki juga tercermin dalam cara penyajian makanan, dengan orang yang paling dihormati disajikan terlebih dahulu.
Penghormatan kepada orang yang lebih tua ini tertanam kuat dalam budaya Tiongkok dan tercermin jelas dalam etiket makanannya.
Sama seperti hari raya Lebaran atau Natal, makan bersama saat Imlek tersebut berlangsung di rumah orang tua atau sahabat dekat.
Namun, selain di rumah, tradisi makan bersama saat Imlek bersama keluarga, sahabat, dan kerabat juga dapat dilakukan di restoran atau rumah makan. Khususnya yang menyediakan chinese food.
Di Jakarta, sejumlah restoran Chinese food sudah menggaransi sajiannya halal agar bisa dinikmati semua kalangan. Sehingga siapapun bisa merasakan sentuhan tradisi Tiongkok seperti makan meja.
Berikut rekomendasi restoran atau rumah makan Chinese food halal dan legendaris di Jakarta, tetapi belum semua orang tahu:
Salah satu tempat makan dengan menu Chinese food di kawasan pemukiman elite lama, yaitu Otista Jaya di Jakarta Timur. Rumah Makan Otista Jaya berada di Jalan Otista Raya No. 457B, Jakarta Timur.
Restoran ini kerap menjadi andalan bagi keluarga di sekitarnya sejak tahun 1970-an untuk makan bersama.
Bahkan, tak jarang juga keluarga yang memesan makanan di restoran ini sebagai prasmanan untuk acara makan keluarga di rumah.
Secara khusus, mi goreng mereka kerap dipesan oleh setiap keluarga di sekitar resto, ketika ada salah satu anggota keluarganya yang berulang tahun.
Meski restoran ini menyajikan menu Chinese food, tapi masakan yang disajikan halal. Sebagaimana Chinese food pada umumnya, restoran ini menyajikan makanan khas Tiongkok peranakan.
Seperti mi ayam pangsit, mi goreng ayam atau seafood, nasi goreng, cap cay, fuyunghai, dan ayam goreng mentega.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
