
SONGGOLANGIT: Desa Wisata Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, yang berada di kaki Gunung Ijen. Salah satu andalannya adalah pemandangan sawah terasering. (RAMADAN KUSUMA/JAWA POS RADAR BANYUWANGI)
JawaPos.com - Pemerintah berencana mengadakan program sertifikasi halal khusus pelaku usaha di daerah wisata. Untuk merealisasikan rencana itu, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) berkolaborasi dengan Kedeputian Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
”Hari ini (kemarin, Red) akselerasi sertifikasi halal bagi produk makanan-minuman di 3.000 desa wisata kami laksanakan melalui sinergi kolaborasi antara BPJPH Kemenag dan Kemenparekraf,” kata Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham melalui teleconference kemarin (4/5).
Kegiatan tersebut merupakan serangkaian dari program Wajib Halal Oktober 2024 (WHO 2024). WHO 2024 di 3.000 desa wisata bertujuan menyosialisasikan kewajiban sertifikasi halal kepada pelaku usaha produk makanan dan minuman di sekitar destinasi wisata. Ada lima aktivitas yang dilakukan. Di antaranya, kampanye, sosialisasi, dan layanan pendaftaran sertifikasi halal. Lalu, konsultasi produk halal dan coaching clinic.
”Ini adalah upaya jemput bola untuk memudahkan para pelaku usaha, khususnya UMK di destinasi wisata, dalam memperoleh layanan informasi dan pendampingan sertifikasi halal yang dapat dilaksanakan langsung di lokasi atau on the spot,” jelas Aqil.
Dia menyatakan, kolaborasi itu melibatkan ekosistem penyelenggara jaminan produk halal secara luas. Misalnya saja, dengan pengelola desa wisata/kepala desa, kelompok sadar wisata (pokdarwis), pendamping proses produk halal (P3H), auditor halal, dan penyuluh agama Islam.
”WHO 2024 di 3.000 desa wisata ini kita harapkan menjadi upaya nyata dalam meletakkan dan membangun ekosistem percepatan sertifikasi halal nasional yang terus berkelanjutan,” tuturnya. Dia berharap seluruh desa wisata dapat tersertifikasi halal. (lyn/c14/oni)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
