Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 Maret 2024, 01.41 WIB

Jelajah 7 Tempat Wisata Religi di Gresik yang Menyimpan Sejarah dan Menarik untuk Didatangi

Situs Giri Kedaton, salah satu wisata religi di Gresik. - Image

Situs Giri Kedaton, salah satu wisata religi di Gresik.

JawaPos.com–Gresik terkenal sebagai kota industri dan kota santri. Gresik juga terkenal dengan daerah yang menyimpan berbagai wisata religi.

Gresik menyimpan sejarah yang kaya. Berbagai kisah dan peninggalan tersimpan dengan baik menjadi daya tarik sebagai wisata religi .

Berikut beberapa wisata religi yang dapat dikunjungi ketika sedang berada di Kabupaten Gresik, dikutip dari disparekrafbudpora.gresikkab.go.id.

  1. Makam Sunan Giri

Salah satu wisata religi yang tak pernah sepi dan kerap dikunjungi para peziarah Walisongo adalah makam Sunan Giri. Sunan Giri merupakan anak dari Sheik Maulana Ishaq dan Dewi Sekar­dadu (putri Raja Blambangan, Menak Sembuyu).

Lokasi makamnya berada di Dusun Giri Gajah, Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Gresik. Dari pusat kota, kurang lebih berjarak 4 km.

  1. Situs Giri Kedaton

Sunan Giri memiliki kerajaan Giri Kedaton. Lokasinya di puncak bukit Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kebomas, Gresik, tak jauh dari makam Sunan Giri saat ini. Kurang lebih 200 meter sebelah selatan kompleks makam Sunan Giri.

Dari puncak istananya, dapat melihat hampir seluruh daerah Gresik. Dari pantai, pusat kota, permukiman, bahkan industri di Gresik.

  1. Makam Sunan Prapen

Dinasti Giri keempat diteruskan oleh Sunan Prapen. Terkenal sebagai pujangga penggubah kitas Asrar yang menjadi dasar menyusun Jongko Joyoboyo. Dia juga dikenal sebagai seorang empu alias pembuat keris.

Lokasinya tak jauh dari makam Sunan Giri, kurang lebih berjarak 400 meter sebelah barat. Tepatnya di desa Klangonan, Kecamatan Kebomas.

Jalan setapak dari makam Sunan Giri ke Sunan Prapen terdapat Watu Dodok atau Yoni. Bagi suami istri yang belum dikaruniai anak, bisa duduk berduaan di batu tersebut untuk mendapatkan keturunan.

  1. Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim

Selain Sunan Giri, makam salah satu Walisongo lain di Gresik adalah Sunan Maulana Malik Ibrahim. Dia merupakan wali di Jawa yang paling tua jika dibandingkan Walisongo lainnya. Dia datang di Jawa untuk menyebarkan agama Islam pada zaman Majapahit 1379 Masehi.

Lokasinya berada di pusat Kota Gresik, tepatnya di Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapuro Sukolilo. Hanya sekitar 200 meter dari alun-alun Gresik. Sehingga bisa sekalian melancong ke alun-alun.

  1. Makam K. T. Poespone­goro

Kalau ke makam Sunan Maulana Malik Ibrahim, kurang lengkap rasanya jika tidak ke makan Kyai Tumenggung (K.T) Poerponegoro, yang masih satu kompleks. Dia merupakan Bupati Gresik pertama yang menjabat pada 1669-1732 Masehi.

Menjadi menarik perhatian wisatawan karena makam itu memiliki ciri khas dibandingkan dengan makam di sekitarnya. Batu nisannya bergaya Gujarat, terbuat dari batu marmer berbentuk lunas kapal khas Gujarat. Terdapat tulisan Arab dengan model yang kerap ditemui di negeri Gujarat.

  1. Makam Siti Fatimah binti Maimun

Sedikit jauh dari pusat kota, tepatnya di desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, bisa berziarah ke makam Siti Fatimah binti Maimun. Dia lahir pada 1064, putri dari pasangan Syekh Maimun atau Sultan Mahmud Syah dari Iran dan Aminah dari Aceh. Dia datang ke Jawa untuk menyebarkan agama Islam.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore