
Seafood Noodle Kuantan Soup, salah satu menu andalan The Kaibon. (Dok. The Kaibon)
JawaPos.com - PT Krakatau Sarana Properti (KSP) berupaya melestarikan budaya Banten dengan cara melakukan rebranding dan renovasi Resto Banten Bistro menjadi The Kaibon. Direktur Utama PT Krakatau Sarana Properti Iip Arief Budiman dalam keterangan tertulisnya mengatakan, The Kaibon merupakan nama dari salah satu keraton yang ada di Kota Serang, Banten.
“Nama Kaibon sendiri berasal dari kata ka-ibu-an, yang memang pada dahulu kala keraton kaibon sendiri merupakan tempat tinggal yang diperuntukkan bagi ibunda Sultan Syafiudin. Ini adalah sebuah istilah yang menggambarkan rasa kasih sayang seorang anak terhadap ibundanya," ujar Iip.
"Di balik nama ini, tersembunyi makna yang mendalam, yang memandu konsep dan rasa di dalam restoran kami. Hadirnya The Kaibon kami harapkan juga memberikan kontribusi tidak hanya dari sisi bisnis KSP semata, namun juga mengangkat pariwisata Kota Cilegon dengan adanya tempat kuliner yang bertemakan Budaya Keraton Banten," sambung Iip.
Acara rebranding The Kaibon juga turut dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT Krakatau Steel Purwono Widodo beserta jajaran Direksi Krakatau Steel Group lainnya. Dalam sambutannya, Purwono Widodo juga berharap hadirnya The Kaibon mendukung pendapatan bisnis Krakatau Steel Group dari non baja seperti halnya anak perusahaan lainnya.
"Kita ketahui bersama unit bisnis KS Group terdiri dari perusahaan baja dan non baja. Harapan kami The Kaibon dapat memberikan sumbangsih bisnis dari pemasukan KS Group khususnya di perusahaan KS non baja. Hadirnya The Kaibon ini juga sebagai salah satu bentuk nyata dukungan Krakatau Steel group memajukan pariwisata di Cilegon khususnya dalam bidang kuliner dan sekaligus mendukung prasarana tempat kuliner di sekitar Kawasan Industri Krakatau. Disamping itu juga selaras dengan kebijakan pembentukan Subholding KS Group, diharapkan KSP sebagai anak Perusahaan sub holding KSI dapat semakin tumbuh dan berkembang dengan pertumbuhan industri khususnya di Cilegon," ujar Purwono Widodo.
Sementara itu, General Manager The Royale Krakatau Hotel Rury Ilham menambahkan, The Kaibon bukan sekadar sebuah restoran tapi adalah perayaan rasa kasih dan kehangatan yang dirasakan saat duduk di sekitar meja bersama keluarga dan teman-teman.
“Rebranding menjadi The Kaibon ini juga sekaligus memperkenalkan budaya Banten lebih luas lagi, serta menu-menu andalan yang nanti akan ditawarkan yang menjadi kebanggaan Kota Cilegon, beberapa diantaranya menu spesial yang terinspirasi dari kekayaan kuliner Banten, dengan bahan-bahan lokal yang berkualitas,” jelas Rury.
Menurut Rury, interior The Kaibon terbagi dalam tiga zona yang tetap terintegrasi (private/semi private, cozy dining dan golf view (out door) dalam satu keselarasan ambience dan tone warna karena antara ruang dalam dan luar masih tersedia untuk satu kegiatan besar yang tetap terkoneksi. The Kaibon akan terus memaksimalkan pelayanan dan kenyamanan untuk para tamu demi sebuah pengalaman yang baru.
Sejumlah menu yang menjadi andalah di The Kaibon antara lain Seafood Noodle Kuantan Soup, Nasi Goreng Peranakan, Sate Buntel, dan banyak lagi.
"Kami berharap bisa menjadi salah satu alternatif tempat kuliner dengan suasana yang hangat dan bisa memanjakan para tamu kami dengan berbagai menu varian terbaik dan lezat," pungkas Rury.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
