
Photo
JawaPos.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyebut negara tetangga yakni Singapura dan Malaysia sangat tertarik dengan pariwisata tanah air. Sebab, dari total jumlah wisatawan asing yang bertandang ke Indonesia, paling banyak berasal dari kedua negara tersebut.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Ir. Rizki Handayani mengungkapkan, hingga Oktober 2019 sebanyak 241.100 atau 17,80 persen dari total wisatawan asing berasal dari Malaysia. Sementara sebanyak 145.200 atau 10,72 persen dari total wisatawan asing berasal dari Singapura.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia selama periode Januari hingga Oktober 2019 mencapai 13,62 juta atau naik 2,85 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
“Pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta hingga akhir 2019. Pemerintah berharap melalui kegiatan promosi pariwisata Indonesia di luar negeri, termasuk di dalamnya kerja sama strategis dapat membantu pencapaian target tersebut,” ujarnya seperti dikutip Rabu (11/12).
Kemenpar menggandeng perusahaan teknologi, penyedia layanan perjalanan, gaya hidup, dan jasa keuangan berbasis digital Traveloka sebagai kerja sama strategis dan multiproduk. Tujuannya, untuk menarik wisatawan asing ke Indonesia melalui program Amazing Deals to Indonesia. Program ini akan berfokus pada pasar wisatawan Malaysia dan Singapura dengan target mengundang para wisatawan kedua negara tersebut untuk dapat menikmati liburan Natal dan Tahun Baru di Indonesia.
Menurut Senior Vice President Global Partnership & Insurance Traveloka Group mengatakan Yady Guitana, para wisatawan Malaysia dan Singapura mulai bulan Desember ini akan berkunjung ke Indonesia dalam merayakan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Pihaknya akan memberikan harga khusus untuk tujuan superprioritas seperti Medan, Jogjakarta, Lombok, dan Labuan Bajo sepanjang Desember 2019.
“Yang menjadi fokus kerja sama dengan Kemenpar dan Ekonomi Kreatif dengan melakukan co-creation dan collaboration untuk mempromosikan potensi wisata Indonesia ke luar negeri, salah satunya melalui promo Amazing Deals to Indonesia ini,” sebut Yady.
Sementara itu, Rizki Handayani menambahkan, alasan Kemenpar menggandeng Traveloka karena merupakan perusahaan unicorn kebanggaan Indonesia memiliki jaringan yang kuat di Asia Tenggara serta keahlian yang mumpuni dalam bidang teknologi.
”Kerja sama dengan Traveloka selain untuk mendorong jumlah wisatawan, juga sejalan dengan fokus Kementerian untuk mendigitalisasi kegiatan promosi pariwisata Indonesia,” tutup Rizki Handayani.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
