
GURIH DAN BERKHASIAT: Tambahan sei sapi menambahkan cita rasa gurih dari soto semar. Daun mint bisa menghangatkan tubuh dan meredakan batu, (Alffian Rizal/Jawa Pos)
Soto merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang bisa menyatukan semua kalangan. Ada beragam varian soto dengan keunikan masing-masing. Kali ini saatnya ”mencicipi” soto semar. Seperti apa?
---
KUAH hangat nan gurih dengan berbagai kondimen lezat membuat soto cocok menjadi sajian untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam. Tidak jarang orang rela berburu kuliner soto dengan rasa yang unik dan khas. Salah satunya, soto semar.
Executive Chef MaxOne Dharmahusada Hotel Hernanto mengatakan, soto semar terlihat seperti perpaduan soto Jawa Tengahan dan Jawa Timuran. Kuahnya kaya akan rempah, tetapi terasa clean di tenggorokan. ”Semua bumbu yang digunakan untuk sup soto tidak dihaluskan, tetapi diiris tipis-tipis,” katanya.
Bumbu yang dihaluskan, lanjut dia, memang akan mendapatkan rasa rempah yang semakin kuat atau medok. Namun, sebagian orang kurang menyukainya karena kuah terasa semakin berat. ”Kalau ini, bumbu diiris-iris dan ditumis. Aromanya tetap kuat dan rasanya nikmat,” imbuhnya.
Hernanto menjelaskan, soto semar memiliki keunikan dari sisi rasa. Sebab, pembuatan kuah atau sup soto tidak hanya menggunakan rempah-rempah, tetapi juga ditambah daun mint. ”Tujuannya, menghangatkan tubuh dan meredakan batuk,” tuturnya.
Selain itu, yang menjadi pembeda soto semar dengan soto lainnya ada pada kondimen. Dalam penyajiannya, soto semar menggunakan isian yang lebih lengkap. Selain ayam suwir, telur, tomat, daun seledri, kondimen inti soto semar adalah sei sapi asal Kupang. ”Dagingnya lebih gurih dan manis. Asapnya juga lebih kuat. Ini memang menjadi pembedanya,” ujarnya.
Sei sapi dari Kupang memiliki rasa yang lebih enak dibandingkan sei sapi lainnya. Sebab, proses pengasapan menggunakan daun pohon kesambi. ”Proses pengasapannya yang membuat aroma dan rasa sei sapi lebih nikmat,” kata dia.
Selain itu, ada emping yang selalu dihadirkan dalam sajian soto semar. Emping dicelupkan langsung ke dalam kuah soto. ”Cara makannya, empingnya direndam di kuah soto biar lebih menyatu,” ucapnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
