
Wedang uwuh. (Guslan Gumilang/Jawa Pos)
Rempah-rempah tidak hanya ada dalam beragam makanan Nusantara. Hasil kekayaan alam Indonesia itu juga dijadikan bahan minuman. Terlebih untuk minuman anget-angetan. Bir pletok dan wedang uwuh merupakan dua di antaranya.
---
Wangi daun pandan dan serai beradu dalam gelas kecil berisi air jahe hangat. Begitulah aroma yang didapat saat bir pletok baru diseduh. Minuman hangat dengan rasa kuat di jahe dengan manis gula batu itu memang paling enak diseruput saat masih hangat.
”Biasanya memang jadi teman jaga ronda malam-malam atau keliling kompleks,” cerita Sylviana Fitri Annisa, bartender Djaman Doeloe Resto. Sambil meracik minuman khas Betawi itu, Sylvi terus bercerita soal asal-usul minuman yang sering dikira mengandung alkohol itu.
Dari namanya yang membawa nama bir, memang tidak bisa disalahkan jika banyak yang salah paham dengan minuman tersebut. Nama bir disematkan karena manfaatnya dianggap mirip dengan minuman tersebut. Iya, untuk menghangatkan tubuh. ”Bir kan bikin anget di tubuh, minuman ini juga begitu. Bedanya, bir pletok ini nggak bikin mabuk,” jelasnya.
Tidak hanya itu, karena terbuat dari rempah-rempah, khasiat-khasiat lain pun bisa didapat. Begitu pula minuman wedang uwuh yang dibuat dengan lebih banyak rempah-rempah di dalamnya. Mulai kapulaga, batang cengkih, cengkih, secang, hingga anistar. Kemudian, bahan-bahan itu diseduh dengan air jahe.
Sesuai dengan namanya, uwuh, sekilas isian yang dicampurkan di dalam gelas itu memang mirip larahan. Tapi, manfaatnya tentu banyak. Mulai untuk menghangatkan tubuh sampai melancarkan peredaran darah. Namun, berbeda dengan bir pletok, minuman khas Jogja yang satu itu tidak diminum sendiri. ”Tapi, lebih sering jadi teman makan gudeg,” jelas Sylvi.
Sebab, rasa pedas wedang uwuh dianggap bisa menjadi pelengkap yang pas setelah makan gudeg yang manis. ”Banyak orang yang habis makan gudeg manis itu nggak mau minum yang manis lagi. Takut neg katanya. Jadi, nggak sedikit yang memilih wedang uwuh sebagai minuman,” sambungnya.
Namun, di Jogja, minuman tersebut tidak selalu jadi pendamping gudeg manis. Nasi kucing dan gorengan juga kerap didampingi minuman tersebut. ”Dan, nyari minuman ini sebenarnya paling gampang di angkringan,” imbuhnya.
---
WEDANG UWUH
BAHAN

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
