
SENSASI WINE: Penggemar durian yang ingin menikmati durian sentul ini harus memesan jauh-jauh hari. Sebab, jumlah buah ini tidak banyak. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
Durian sentul merupakan salah satu buruan utama penggemar durian di Lumajang. Rasa legit yang dipadu dengan sensasi wine membuat varietas itu disebut-sebut sebagai salah satu primadona di Kabupaten Lumajang.
DESA Wonokerto sudah dikenal sebagai salah satu sentra durian di Kecamatan Gucialit. Tidak heran, pada masa puncak musim panen, desa itu menjadi destinasi para maniak durian untuk berpetualang.
Salah satu alasan yang membuat pencinta durian ”berselancar” ke Wonokerto adalah durian sentul, varietas lokal yang hanya ada di Dusun Wonoayu. Durian tersebut memang menjadi primadona yang paling diburu.
Maklum, selain karena kualitasnya, hanya ada satu pohon durian itu. Pohonnya tumbuh persis di pinggir sungai. Buah yang dihasilkan dari pohon tersebut juga tak banyak. Tahun ini bahkan lebih sedikit. Hanya 300 buah.
Karena itu, penggemar durian yang ingin menikmatinya harus pesan berminggu-minggu sebelumnya. ”Sehari saja belum tentu ada yang jatuh,” ujar Yudi Widyanto, petani sekaligus pemilik pohon.
Dari segi bentuk, sekilas durian tersebut tidak meyakinkan, berantakan. Tidak seperti durian kebanyakan yang berbentuk bulat atau lonjong. Warnanya juga tak terlalu cerah. Kuning pucat.
Namun, soal kualitas, daging buah maupun rasanya tidak perlu diragukan. Dagingnya tebal. Banyak biji yang pipih. Keunggulan lain terdapat pada ketebalan kulit buah yang tipis, kurang dari 1 sentimeter.
https://www.youtube.com/watch?v=rKTIlcfA5XA
Aroma yang menguar seimbang dengan rasa dagingnya. Sama-sama nikmat. Buahnya lembut, tapi tetap kering. Kadar airnya sedikit.
Saat gigitan pertama, rasa manis akan mendominasi. Perpaduan legit dan creamy vanila. Lalu, diikuti rasa pahit yang panjang. Yang bikin penikmat durian tersebut tak akan bisa lupa adalah aroma wine-nya. Semriwing di hidung dan tenggorokan.
Keunggulan lain durian itu adalah rasa dagingnya yang rata. Pada durian lain, biasanya rasa di setiap buah kurang sip. Terutama di dekat tunas pongge. Namun, durian sentul berbeda. Rasa semua daging buah sama. Bentuk daging buahnya juga khas. ”Orang bilang buah durian sentul nyempluk-nyempluk (montok),” kata Yudi.
Sampai-sampai, imbuh dia, banyak penikmat yang membandingkannya dengan durian asal Bangka Belitung, durian cumasi, yang sudah tersohor itu. Rasanya berada di level yang hampir sama. Hanya kalah di warna.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
