
Photo
JawaPos.com - Lethok diolah dari tempe yang masa fermentasinya sudah lewat. Lantaran menggunakan bahan yang spesial, lethok menjadi kuliner yang istimewa. Apalagi, bahan-bahan pelengkap lainnya asli Indonesia.
Pakar gastrodiplomasi Universitas Airlangga (Unair) Irfa Puspitasari menyatakan, tempe adalah kreasi masyarakat Indonesia dan termasuk warisan budaya nasional (national heritage). ”Tahun lalu tempe didaftarkan menjadi warisan budaya UNESCO,” katanya kepada Jawa Pos pada Rabu (27/4).
Tempe sudah dikenal di berbagai negara. Orang-orang Jepang juga menyukai tempe. Mereka pun memproduksi tempe di negaranya dan mengolah kembali menjadi hidangan. ”Olahan berbahan dasar tempe itu juga mereka daftarkan untuk mendapatkan hak cipta,” ujar Irfa.
Pada 2021, Indonesia telah melakukan langkah yang tepat dengan mendaftarkan tempe ke daftar warisan budaya nasional di UNESCO. Saat ini, menurut dia, sudah banyak warga Indonesia yang aware terhadap kuliner negara sendiri. Itu sangat bagus. ”Sayangnya, di beberapa kesempatan, masyarakat kurang jeli,” ungkapnya.
Hal tersebut juga berkaitan dengan lethok yang berbahan dasar tempe. Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kuliner terangkat. Di sisi lain, ada pembahasan soal hukum internasional terkait dengan hak kekayaan warisan budaya nasional saat bicara tentang tempe.
”Nilai sejarah tempe itu muncul sebagai cara kita untuk membawa bekal ketika bepergian. Dulu, pada saat jaya-jayanya pelayaran Nusantara, ketika sudah lama tidak pulang, mereka rindu masakan rumah. Orang dari zaman dulu berpikir, tempe sebagai bentuk protein yang difermentasikan dapat membantu bertahan hidup,” paparnya.
Pecel lethok sejatinya tidak hanya berpotensi sebagai makanan kuliner di Ngawi, tetapi juga bisa dikemas menjadi komoditas di pasar ekspor. ”Saus lethok bisa di-packing dan dikirim dengan aman ke berbagai negara,” tuturnya. Jika itu terjadi, Irfa yakin ekspor lethok akan sangat membantu para pelaku UMKM dan pedagang kuliner.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
