Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 September 2026 | 14.17 WIB

Hotel Tateyama di Alpen Jepang Tutup setelah 54 Tahun, Nasib Bangunannya Belum Diputuskan

Foto yang diambil pada 23 Agustus 2026 memperlihatkan Hotel Tateyama di Tateyama, Prefektur Toyama. (Kyodo) - Image

Foto yang diambil pada 23 Agustus 2026 memperlihatkan Hotel Tateyama di Tateyama, Prefektur Toyama. (Kyodo)

JawaPos.com - Hotel Tateyama, penginapan ikonik di kawasan Pegunungan Alpen Utara Jepang, resmi tutup setelah beroperasi selama 54 tahun. Hotel yang menjadi salah satu penanda bagi wisatawan di jalur pegunungan terkenal Jepang itu telah melayani hampir 1,7 juta tamu sejak dibuka pada 1972.

Dilansir dari Kyodo, Selasa (22/9), Hotel Tateyama berada di Murodo, titik tertinggi Jalur Alpen Tateyama Kurobe, pada ketinggian 2.450 meter di atas permukaan laut. Hotel tersebut mengakhiri operasionalnya pada akhir Agustus 2026.

Murodo juga dikenal sebagai lokasi salah satu atraksi utama jalur tersebut, yaitu koridor salju "Yuki no Otani". Setiap musim semi, proses pembersihan jalan dari timbunan salju tebal menghasilkan dinding salju yang dapat mencapai hampir 20 meter. Pengunjung bisa berjalan melewati jalur sepanjang sekitar 500 meter hingga awal musim panas.

Hotel Tateyama dibuka pada 1972, setahun setelah Jalur Alpen Tateyama Kurobe beroperasi secara penuh. Bangunan tersebut dikenal dengan atap berwarna merah yang menjadi penanda bagi pengunjung ketika menjelajahi kawasan pegunungan.

Hotel berlantai enam itu terintegrasi dengan Terminal Murodo, pusat transportasi yang melayani bus pegunungan dan berbagai layanan lainnya. Hotel tersebut memiliki 81 kamar dengan kapasitas hingga 260 tamu.

Bangunannya dirancang oleh mendiang arsitek Masachika Murata, yang juga merancang sejumlah karya lain, termasuk Stadion Taman Olimpiade Komazawa di Tokyo.

Dirancang Menghadapi Cuaca Ekstrem

Hotel Tateyama dibangun untuk menghadapi kondisi cuaca berat di wilayah dataran tinggi. Atap bangunan dirancang dengan sudut dan dimensi tertentu untuk memaksimalkan pemanfaatan sinar matahari yang tersedia.

Struktur beton juga dipasang di sekitar jendela untuk melindungi bangunan dari angin kencang dan timbunan salju tebal.

Di bagian interior, hotel masih mempertahankan banyak suasana dari era ketika pertama kali dibuka. Sofa yang ditempatkan di ruang tunggu tamu sejak pembukaan hotel tetap digunakan hingga hari terakhir operasional.

Editor: Dhimas Ginanjar
Sumber: Kyodo News
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore