Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Agustus 2026 | 19.18 WIB

Pulihkan Kumamoto Pascagempa, Jepang Siapkan Diskon Wisata ke Kumamoto

AEON Mall di Kota Kashima, Prefektur Kumamoto, pada 1 Agustus 2026, setelah operasi pencarian dan penyelamatan berakhir menyusul ledakan yang terjadi pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 pada 28 Juli. (Kyodo) - Image

AEON Mall di Kota Kashima, Prefektur Kumamoto, pada 1 Agustus 2026, setelah operasi pencarian dan penyelamatan berakhir menyusul ledakan yang terjadi pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 pada 28 Juli. (Kyodo)

JawaPos.com - Pemerintah Jepang menyiapkan paket bantuan untuk wilayah yang terdampak gempa di kawasan barat daya seperti Kumamoto, termasuk program diskon perjalanan untuk wisatawan yang berkunjung ke daerah terdampak.

Paket tersebut ditargetkan rampung pada akhir Agustus. Selain mendorong kembali sektor pariwisata, pemerintah juga menyiapkan bantuan finansial bagi warga dan pelaku usaha yang terdampak gempa.

Dalam rancangan paket bantuan, pemerintah akan memberikan subsidi untuk memulihkan infrastruktur perkeretaapian yang rusak akibat gempa. Bantuan juga disiapkan untuk memperbaiki sumur yang menjadi sumber air minum bagi banyak rumah tangga di Prefektur Kumamoto.

Sektor pariwisata menjadi salah satu perhatian utama karena Kumamoto mengalami gelombang pembatalan perjalanan setelah gempa. Pemerintah berencana menanggung sebagian biaya penginapan dan perjalanan wisatawan yang berkunjung ke Kumamoto serta sejumlah prefektur lain di Kyushu.

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang akan menentukan wilayah yang berhak mengikuti program, besaran diskon, serta periode pelaksanaannya.

Program serupa sebelumnya pernah diterapkan untuk mendukung pemulihan pascagempa besar Kumamoto pada 2016 dan gempa di Prefektur Ishikawa pada 2024.

Untuk sektor usaha, rincian bantuan masih dalam pembahasan. Pemerintah juga mempertimbangkan langkah tambahan bagi perusahaan yang bergerak di bidang semikonduktor di Kumamoto, termasuk membeli utang yang masih mereka miliki untuk membantu proses pemulihan.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi sebelumnya mengatakan pemerintah akan menetapkan gempa pada 28 Juli sebagai "bencana dengan tingkat keparahan ekstrem". Status tersebut memungkinkan pemerintah daerah terdampak memperoleh subsidi lebih besar untuk pekerjaan rekonstruksi.

Takaichi juga berjanji menggunakan dana cadangan pemerintah lebih dari JPY 20 miliar (setara Rp2,22 triliun, kurs 1 JPY = Rp111) untuk mendukung penanganan dampak gempa.

Bantuan juga disiapkan untuk petani, nelayan, dan pekerja kehutanan. Pemerintah akan memberikan subsidi perbaikan fasilitas, menanggung sebagian biaya kebutuhan operasional, serta membantu pembayaran bunga pinjaman baru selama lima tahun.

Editor: Dhimas Ginanjar
Sumber: Kyodo News
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore