Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Agustus 2026 | 03.09 WIB

Kenapa Harga Tiket Jakarta–Medan Naik Turun? Ini 5 Penyebab Utamanya

Ilustrasi sejumlah maskapai penerbanagn di Terminal 1 Soekarno Hatta Cengkareng Banten, Perubahan harga tiket dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari permintaan penumpang hingga biaya operasional maskapai.(Istimewa). - Image

Ilustrasi sejumlah maskapai penerbanagn di Terminal 1 Soekarno Hatta Cengkareng Banten, Perubahan harga tiket dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari permintaan penumpang hingga biaya operasional maskapai.(Istimewa).

JawaPos.com - Tarif pesawat jakarta medan dapat berubah dalam waktu yang relatif singkat. Bahkan, tiket pesawat jakarta medan sempat berada di kisaran Rp1 juta–Rp1,1 juta, kemudian meningkat menjadi sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta pada periode tertentu. 

Beberapa bulan setelahnya, harga kembali mengalami penurunan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tarif penerbangan tidak selalu berada pada tingkat yang sama.

Perubahan harga tiket dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari permintaan penumpang hingga biaya operasional maskapai. 

Harga avtur, nilai tukar rupiah, periode liburan, dan kebijakan fuel surcharge juga dapat memengaruhi tarif yang dibayarkan penumpang. Berikut lima faktor yang membantu menjelaskan mengapa harga tiket Jakarta–Medan dapat naik dan turun.

1. Permintaan Penumpang Memengaruhi Harga Tiket
Salah satu faktor utama yang memengaruhi harga tiket adalah tingkat permintaan. Ketika jumlah penumpang meningkat pada periode tertentu, harga tiket dapat ikut terdorong naik karena kapasitas kursi pada penerbangan tersebut semakin terbatas.

Kondisi ini terlihat pada rute Medan–Jakarta pada April 2026. Harga tiket yang sebelumnya berada di kisaran Rp1,2 juta–Rp1,3 juta meningkat menjadi sekitar Rp1,8 juta–Rp2 juta per penumpang. Kenaikan tersebut terjadi ketika permintaan masih tinggi.

Karena itu, harga tiket yang Anda lihat hari ini belum tentu sama ketika diperiksa beberapa hari kemudian. Perubahan jumlah kursi yang tersedia dan tingkat permintaan dapat membuat tarif berbeda untuk penerbangan dengan rute yang sama.

2. Periode Liburan Dapat Mendorong Kenaikan Tarif
Musim liburan menjadi salah satu periode yang perlu diperhatikan ketika mencari tiket pesawat Jakarta–Medan. Saat banyak orang bepergian pada waktu yang berdekatan, permintaan terhadap kursi pesawat meningkat dan dapat mendorong tarif menjadi lebih tinggi.

Pola tersebut juga terlihat pada pemberitaan mengenai rute Jakarta ke Medan selama 2026. Harga tiket meningkat menjelang periode dengan permintaan perjalanan yang tinggi, sementara harga kembali turun ketika tekanan permintaan mulai mereda.

Periode yang perlu diperhatikan antara lain:
● Libur Lebaran dan periode mudik.
● Libur sekolah.
● Natal dan Tahun Baru.
● Long weekend.
● Periode liburan atau acara tertentu yang meningkatkan mobilitas masyarakat.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore