Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Agustus 2026 | 02.15 WIB

Memahami 5 Relasi Kereta Nambo dan Cara Membaca Pola Jadwalnya

Ilustrasi Kereta Comuter Line (Foto: JawaPos.com) - Image

Ilustrasi Kereta Comuter Line (Foto: JawaPos.com)

JawaPos.com - Bagi pengguna Commuter Line di wilayah selatan Jabodetabek, kereta Nambo menjadi salah satu layanan yang cukup penting karena menghubungkan jalur cabang Citayam–Nambo dengan jaringan utama Commuter Line Bogor. 

Meski rutenya tidak sepanjang lintas Bogor maupun Jakarta Kota, jalur ini berperan sebagai penghubung bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan Gunung Putri, Cibinong, hingga sekitarnya.

Agar perjalanan lebih efisien, Anda tidak hanya perlu mengetahui tujuan akhirnya, tetapi juga memahami pola relasi, titik transit, serta karakteristik perjalanan di jalur ini. 

Dengan begitu, Anda dapat menyesuaikan rute tanpa harus bergantung pada jam keberangkatan yang sewaktu-waktu berubah mengikuti pembaruan operasional KAI Commuter.

Memahami Pola Perjalanan Kereta Nambo
Berbeda dengan lintas utama yang melayani perjalanan langsung menuju Bogor, jalur Nambo merupakan cabang dari lintas Bogor dengan titik percabangan di Stasiun Citayam. 

Karena itu, sebagian besar perjalanan menuju maupun dari Nambo akan melibatkan Citayam sebagai titik transit atau titik pertemuan antarlintas.

Selain memahami relasinya, mengenali pola perjalanan juga membantu Anda menentukan stasiun transit yang paling efisien, terutama apabila berangkat dari Jakarta, Depok, maupun Bogor.

1. Jakarta Kota–Nambo Menjadi Relasi Terpanjang
Relasi Jakarta Kota–Nambo merupakan salah satu perjalanan terpanjang di jalur ini. Kereta berangkat dari Stasiun Jakarta Kota, melewati koridor utama Commuter Line Bogor, kemudian berbelok menuju jalur cabang di Citayam hingga akhirnya tiba di Stasiun Nambo.

Secara keseluruhan perjalanan melewati sekitar 23 hingga 24 stasiun. Karena menghubungkan pusat Jakarta dengan kawasan selatan Kabupaten Bogor, relasi ini menjadi pilihan banyak komuter maupun masyarakat yang memiliki aktivitas di sepanjang lintasan tersebut. 

Untuk perjalanan penuh, tarif KRL tetap berada pada kisaran Rp6.000 sehingga masih sangat ekonomis dibandingkan moda transportasi lainnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore