
Foto tiga singa yang dipelihara di Kebun Binatang Tama, Tokyo, dan mati akibat dugaan sengatan panas. (Tokyo Zoological Park Society/Kyodo)
JawaPos.com - Tiga singa di Kebun Binatang Tama, Tokyo, dilaporkan mati diduga akibat dampak gelombang panas yang melanda Jepang. Hewan-hewan tersebut mengalami dehidrasi berat hingga gagal fungsi banyak organ.
Seperti dilansir Kyodo, Selasa (4/8), ketiga singa itu merupakan bagian dari 16 singa yang dipelihara di Kebun Binatang Tama, Kota Hino, Tokyo barat. Pemerintah Metropolitan Tokyo menyebut penyebab kematian diduga berkaitan dengan suhu udara yang sangat tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Kasus bermula ketika dua singa menunjukkan gejala seperti kehilangan nafsu makan pada 18 Juli. Petugas kebun binatang kemudian segera memberikan perawatan.
Namun, kondisi serupa dengan cepat menyebar ke singa lainnya. Hingga 22 Juli, total 10 singa harus menjalani perawatan karena menunjukkan tanda-tanda sakit.
Pihak kebun binatang berupaya menurunkan suhu di kandang dengan memasang kipas angin dan menyemprotkan air. Berbagai pengobatan juga diberikan kepada satwa yang sakit.
Meski demikian, tiga singa tidak berhasil diselamatkan dan akhirnya mati. Pemerintah Metropolitan Tokyo menyatakan ketiganya mengalami dehidrasi parah yang berujung pada kegagalan fungsi banyak organ.
Menyusul munculnya kasus tersebut, Kebun Binatang Tama menutup sementara area pameran singa sejak 23 Juli. Penutupan dilakukan karena sejumlah singa lain juga masih menunjukkan gejala gangguan kesehatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022