
Wakil Indonesia, Klub Dayung Bahtera (KDB) Jakarta, memperkenalkan budaya Betawi dalam ajang 2026 Sun Life Hong Kong International Dragon Boat Races melalui Fancy Dress Competition yang digelar di Victoria Harbour, Hong Kong, Minggu (28/6/2026). (Muhammad Hafizh/JawaPos.com)
JawaPos.com – Wakil Indonesia, Klub Dayung Bahtera (KDB) Jakarta, memperkenalkan budaya Betawi dalam ajang 2026 Sun Life Hong Kong International Dragon Boat Races melalui Fancy Dress Competition yang digelar di Victoria Harbour, Hong Kong, Minggu (28/6/2026). Para pendayung tampil mengenakan busana khas Betawi dengan mengusung konsep tokoh legendaris Bang Pitung dan Mpok Sumi. Di atas perahu naga, bendera Merah Putih juga dikibarkan sebagai simbol kebanggaan Indonesia selama parade berlangsung.
Fancy Dress Competition menjadi agenda penutup setelah seluruh perlombaan utama selesai digelar sehari sebelumnya. Dalam kegiatan tersebut, setiap tim bebas menampilkan kostum dan konsep budaya yang telah dipersiapkan.
KDB Jakarta memilih mengangkat budaya Betawi bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta yang diperingati setiap Juni.
Pendayung pria mengenakan busana yang terinspirasi dari sosok Bang Pitung, sementara pendayung perempuan tampil anggun menggunakan kebaya sebagai representasi Mpok Sumi, karakter pendamping dalam konsep yang diusung tim.
Seluruh kostum telah dimodifikasi agar tetap nyaman dikenakan di atas perahu tanpa mengganggu pergerakan para atlet selama mengikuti parade.
Salah satu pendayung KDB, Yendi Amalia, mengatakan tema tersebut dipilih sebagai upaya memperkenalkan budaya Jakarta dan Indonesia kepada peserta maupun masyarakat yang menyaksikan perlombaan di Hong Kong.
"Jadi karena kebetulan bulan Juni ini adalah Hari Ulang Tahun Jakarta dan kita membawa misi untuk memperkenalkan budaya Jakarta dan Indonesia di Hong Kong. Jadi Bang Pitung adalah seperti kita tahu adalah tokoh dari Jakarta yang jagoan, yang membela kebenaran, ikonik, berani tapi sangat sportif," ujar Yendi.
Ia menjelaskan kehadiran karakter Mpok Sumi melengkapi konsep budaya yang ditampilkan tim Indonesia.
"Kami para Mpok Sumi adalah sidekick-nya Bang Pitung. Jadi kami adalah pendamping Bang Pitung yang memberikan keberanian dan ikut bertarung di samping Bang Pitung untuk tentunya membela nama Indonesia," lanjutnya.
Meski mengenakan kebaya dan busana tradisional Betawi, seluruh pendayung tetap mengikuti parade di atas perahu naga dengan leluasa berkat penyesuaian desain kostum.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
