
Penumpang kereta api saat libur imlek 2026. (Istimewa).
JawaPos.com - Liburan sekolah, long weekend, mendekati Lebaran Idul Fitri atau bahkan hingga momen akhir tahun selalu jadi periode 'perang tiket'. Begitu penjualan dibuka, kursi cepat sekali ludes.
Harga pun pelan-pelan merangkak naik seiring tingginya permintaan. Tapi tenang, tiket kereta murah saat musim liburan bukan hal mustahil, asal tahu celahnya.
Buat kamu yang berencana bepergian dengan kereta api jarak jauh bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero), ada beberapa strategi yang bisa diterapkan agar bujet perjalanan tetap aman. Berikut lima cara yang bisa jadi pegangan sebelum klik tombol 'bayar'.
1. Pesan dari Jauh Hari, Jangan Tunggu Mendekati Tanggal Berangkat
Ini strategi klasik, tapi tetap paling ampuh. Tiket kereta biasanya sudah bisa dipesan jauh sebelum hari keberangkatan, tergantung kebijakan periode tertentu, bisa sampai beberapa minggu sebelumnya.
Semakin dekat ke tanggal liburan, harga cenderung naik dan pilihan kursi makin terbatas. Kalau tanggal perjalanan sudah pasti, tak ada salahnya langsung amankan tiket begitu penjualan dibuka. Selain dapat harga normal (belum terdampak lonjakan permintaan), kamu juga lebih leluasa memilih jam keberangkatan dan kelas kereta.
Tips tambahan: pasang pengingat di kalender ponsel pada hari pembukaan penjualan tiket. Banyak orang lengah justru karena lupa kapan tiket mulai dijual.
2. Rutin Pantau Promo di Access by KAI dan Aplikasi Travel
Jangan cuma buka aplikasi saat butuh tiket. Biasakan memantau promo secara berkala di Access by KAI maupun platform agen perjalanan online seperti Traveloka dan Tokopedia.
Di momen tertentu seperti hari ulang tahun perusahaan, hari besar nasional, atau kampanye khusus seperti menjelang Idul Fitri, sering muncul potongan harga, cashback, atau diskon terbatas. Bahkan, tak jarang diskon mencapai 25–50 persen untuk rute dan kelas tertentu.
Supaya tidak ketinggalan, aktifkan notifikasi aplikasi, ikuti media sosial resmi KAI dan platform travel. Manfaatkan juga fitur 'wishlist' atau favorit rute. Siapa cepat, dia dapat. Promo biasanya punya kuota terbatas dan cepat habis.
3. Pilih Jam 'Off-Peak', Jangan Ikut Arus Favorit
Sebagian besar orang memilih berangkat pagi menjelang siang atau sore hari. Akibatnya, jam-jam tersebut jadi favorit dan harganya relatif lebih tinggi.
Kalau ingin tiket lebih ramah di kantong, pertimbangkan jadwal yang kurang diminati, misalnya ?ereta berangkat subuh, meberangkatan tengah malam dan jam kerja di hari biasa.
Selain berpotensi lebih murah, suasana di stasiun dan di dalam kereta juga biasanya lebih tenang. Cocok untuk kamu yang ingin perjalanan lebih santai tanpa desak-desakan penumpang.
