
Ilustrasi kepadatan penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com - Mudik Lebaran seperti halnya momen-momen di tahun sebelumnya, perlu dipersiapkan dengan matang. Kalau kamu berencana pulang kampung lewat jalur laut, persiapan matang jadi kunci supaya perjalanan tetap nyaman dan bebas drama.
Setiap tahun, rute favorit seperti dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, atau dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk, selalu dipadati pemudik. Supaya kamu nggak ikut stres karena antrean panjang atau kehabisan tiket, simak tips berikut ini.
1. Pesan Tiket Online dari Sekarang
Jangan tunggu mendekati hari H. Tiket kapal saat musim mudik bisa habis lebih cepat dari perkiraan. Sekarang kamu bisa pesan lewat platform resmi seperti Ferizy.
Selain lebih praktis, kamu juga bisa memilih jadwal yang sesuai rencana perjalanan. Pastikan data identitas dan kendaraan yang kamu input sudah benar supaya proses check-in lancar.
2. Datang Lebih Awal ke Pelabuhan
Datang mepet waktu keberangkatan saat arus mudik itu berisiko. Idealnya, kamu sudah tiba 2–3 jam sebelum jadwal berangkat, apalagi kalau membawa mobil atau motor.
Antrean kendaraan biasanya mengular panjang. Dengan datang lebih awal, kamu punya waktu cukup untuk pemeriksaan tiket dan boarding tanpa terburu-buru.
3. Siapkan Obat Pribadi dan Jaga Kondisi Tubuh
Perjalanan laut bisa memakan waktu berjam-jam. Kalau kamu mudah mabuk laut, jangan lupa minum obat antimabuk sebelum kapal berangkat.
Pastikan juga tubuh kamu dalam kondisi fit. Istirahat cukup sebelum berangkat penting banget supaya perjalanan tetap nyaman dan nggak kelelahan.
4. Bawa Bekal Praktis dan Air Minum
Memang ada kantin di dalam kapal, tapi saat musim mudik antreannya bisa panjang. Membawa camilan ringan dan air minum sendiri bisa jadi solusi hemat dan praktis. Pilih makanan yang simpel dan nggak berbau tajam supaya tetap nyaman buat kamu dan penumpang lain.
5. Pilih Tempat Duduk yang Lebih Stabil
Kalau kamu duduk di ruang penumpang, usahakan memilih area tengah kapal karena biasanya terasa lebih stabil dibanding bagian depan atau belakang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
