
Ilustrasi panorama kawasan Prigen Pasuruan. (Instagram @inipasuruan)
JawaPos.com - Perjalanan darat dari kawasan Prigen, Kabupaten Pasuruan, menuju Mojokerto kerap menjadi pilihan favorit wisatawan maupun masyarakat lokal.
Selain jaraknya relatif dekat, rute Prigen ke Mojokerto ini juga menawarkan lanskap pegunungan yang khas Jawa Timur, mulai dari lereng Gunung Arjuno–Welirang hingga perbukitan di sekitar Trawas dan Pacet.
Namun di balik keindahannya, jalur Prigen ke Mojokerto dikenal memiliki karakter jalan yang menantang.
Tanjakan panjang, tikungan tajam, hingga kondisi cuaca yang cepat berubah membuat pengendara perlu memahami rute dengan baik sebelum berangkat.\
Karena itu, mengetahui pilihan jalur yang tersedia menjadi kunci agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan efisien.bSecara umum, ada tiga jalur utama yang biasa digunakan dari Prigen ke Mojokerto.
Masing-masing memiliki keunggulan dan catatan tersendiri, tergantung kebutuhan perjalanan, jenis kendaraan, serta pengalaman berkendara. Berikut pilihannya:
Jalur Prigen–Trawas–Mojosari–Mojokerto Kota bisa dibilang sebagai rute paling populer sekaligus paling singkat.
Dari kawasan Tretes atau Prigen, kendaraan langsung diarahkan menuju Trawas, wilayah perbukitan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto.
Sepanjang perjalanan, pengendara akan melewati jalan dua arah dengan kontur naik turun dan tikungan yang cukup rapat.
Jalur ini banyak dipilih karena memangkas jarak tempuh dan waktu perjalanan, terutama bagi kendaraan pribadi dan sepeda motor.
Keunggulan jalur via Trawas terletak pada aksesnya yang langsung terhubung ke Mojosari, salah satu pusat aktivitas di Kabupaten Mojokerto.
Dari Mojosari, perjalanan ke Kota Mojokerto relatif mudah dengan kondisi jalan yang lebih datar dan lebar.
Meski begitu, jalur ini menuntut konsentrasi penuh. Pada akhir pekan atau musim liburan, volume kendaraan meningkat tajam, terutama wisatawan yang menuju kawasan Pacet dan vila-vila di Trawas.
Kabut tipis juga kerap muncul di pagi dan malam hari, sehingga lampu kendaraan dan kecepatan rendah sangat disarankan.
Bagi pengendara yang kurang nyaman dengan jalur pegunungan berliku, rute alternatif melalui Pandaan dan akses jalan tol bisa menjadi pilihan rasional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022