
Ilustrasi armada PO Kramat Djati, salah satu bus yang menyediakan rute Jakarta-Ponorogo. (Redbus)
JawaPos.com - Perjalanan darat dari Jakarta ke Ponorogo masih menjadi pilihan banyak orang, terutama bagi perantau, pemudik, hingga pelancong yang ingin menuju Kota Reog tanpa ribet.
Meski jaraknya cukup panjang, hampir 670 kilometer, kenyamanan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) saat ini membuat perjalanan terasa lebih bersahabat.
Dengan durasi tempuh rata-rata 9–10 jam, tergantung kondisi lalu lintas dan jumlah titik naik-turun penumpang, rute Jakarta–Ponorogo kini dilayani banyak perusahaan otobus (PO) berpengalaman.
Mulai dari kelas eksekutif hingga sleeper, pilihannya cukup beragam menyesuaikan kebutuhan dan bujet.
Berikut daftar PO bus Jakarta–Ponorogo yang sudah dikenal nyaman dan layak jadi langganan perjalanan jauh.
Nama Sinar Jaya sudah tak asing di jalur Jawa. Untuk rute Jakarta–Ponorogo, bus ini melayani banyak titik keberangkatan, salah satunya Terminal Kampung Rambutan.
Harga tiketnya relatif kompetitif, mulai Rp 240 ribu untuk kelas Eksekutif Legrest. Jika ingin pengalaman lebih privat, tersedia Suite Class 1+1 dengan tarif sekitar Rp 371 ribu.
Garuda Mas menawarkan pilihan ekonomis namun tetap nyaman. Penumpang bisa naik dari Terminal Pulogadung atau Pondok Pinang.
Dengan harga tiket sekitar Rp 220 ribuan untuk kelas VIP 2+2, PO ini kerap jadi favorit penumpang yang ingin perjalanan nyaman tanpa biaya mahal.
PO asal Kudus ini dikenal konsisten di jalur panjang Jawa. Rute Jakarta–Ponorogo dilayani dari beberapa titik, termasuk Terminal Pondok Pinang.
Tiket kelas Eksekutif 2+2 dibanderol sekitar Rp 260 ribu, lengkap dengan fasilitas standar bus AKAP jarak jauh.
Kramat Djati juga masuk jajaran pemain lama di lintas Jawa Timur. Penumpang bisa berangkat dari Terminal Pulo Gebang atau Kampung Rambutan.
Harga tiket untuk kelas Eksekutif 2+2 berada di kisaran Rp 260 ribu, cocok untuk perjalanan malam yang butuh istirahat cukup.
Agra Mas melayani rute Jakarta–Ponorogo dengan titik keberangkatan dari Cengkareng. Harga tiketnya mulai Rp 270 ribu. Bus ini kerap dipilih karena jadwal yang relatif stabil dan armada yang terawat.
Gunung Harta dikenal dengan armada besar dan layanan jarak jauhnya. Untuk rute ke Ponorogo, penumpang bisa naik dari Parung, Pondok Pinang, atau Jatiwarna.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
