
Bos Whoosh melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga membahas hal teknis terkait dengan restrukturisasi utang. (Ilustrasi)
JawaPos.com - Pergi dari Jakarta ke Karawang kini tak melulu soal setir, tol, dan kemacetan. Sejak rute kereta cepat Whoosh Halim–Karawang beroperasi pada akhir 2024 lalu, banyak orang mulai bertanya, apakah naik kereta cepat untuk jarak sedekat ini benar-benar sepadan?
Di atas kertas, Whoosh memang menggiurkan. Tapi dalam praktiknya, pengalaman perjalanan tak hanya ditentukan oleh waktu di dalam kereta. Lokasi stasiun, jadwal, hingga biaya lanjutan ikut menentukan apakah pilihan ini masuk akal atau justru merepotkan.
Agar tidak salah hitung, berikut gambaran jujur kelebihan dan kekurangannya dibanding naik mobil pribadi.
Kelebihan Naik Kereta Cepat Jakarta–Karawang
1. Waktu tempuh sangat singkat
Perjalanan dari Halim ke Stasiun Karawang hanya sekitar 15–20 menit. Angka ini terasa kontras jika dibandingkan dengan perjalanan darat yang di jam sibuk bisa molor hingga berjam-jam.
2. Bebas macet Tol Jakarta–Cikampek
Siapa pun yang sering melintas Cikampek paham betul betapa sulitnya memprediksi waktu tempuh. Naik kereta cepat berarti menghilangkan satu variabel paling melelahkan: kemacetan.
3. Harga tiket relatif terjangkau untuk jarak dekat
Untuk rute pendek, tarif mulai Rp75.000 di kelas Premium Economy masih tergolong masuk akal, terutama bagi penumpang solo atau perjalanan bisnis singkat.
4. Fasilitas modern dan nyaman
Stasiun dan kereta Whoosh menawarkan suasana bersih, rapi, dan tertib. Perjalanan terasa lebih tenang dibanding harus fokus menyetir di jalan padat.
Kekurangan Kereta Cepat Dibanding Mobil Pribadi
1. Lokasi stasiun Karawang tidak selalu dekat tujuan
Stasiun Karawang berada di Telukjambe Barat. Jika tujuan Anda di Karawang Timur, Klari, atau Cikampek, waktu tempuh lanjutan bisa cukup panjang dan menggerus keunggulan kecepatan kereta.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
