
Jalur lintas selatan (JLS) Trenggalek (Radar Tulungagung)
JawaPos.com - Perjalanan darat dari Malang ke Jember hampir tak pernah benar-benar sepi. Jalur utama yang melintasi Dampit hingga kawasan Gumitir kerap dipadati truk pasir, kendaraan logistik, hingga arus wisatawan, terutama saat akhir pekan atau musim liburan.
Tak heran, waktu tempuh yang ideal 4–5 jam bisa molor jauh lebih lama. Buat kamu yang ingin mencari suasana berkendara lebih tenang, atau sekadar ingin menghindari kepadatan ekstrem, ada beberapa jalur alternatif Malang–Jember yang jarang dilirik.
Meski sebagian rutenya memutar dan menuntut kesiapan ekstra, jalur-jalur ini bisa jadi opsi penyelamat di kondisi tertentu.
Berikut lima jalur alternatif Malang–Jember yang patut dipertimbangkan, lengkap dengan karakteristik dan catatan penting sebelum melintas.
1. Jalur Lintas Selatan (JLS) via Malang Selatan – Jember Selatan
Jalur ini cocok untuk kendaraan pribadi, pencinta perjalanan santai. Rute ini memanfaatkan sebagian Jalur Lintas Selatan (JLS) yang menghubungkan kawasan Malang Selatan hingga pesisir Jember.
Dari Kota Malang, perjalanan bisa diarahkan ke Bululawang, Turen, Dampit, lalu masuk ke wilayah Pronojiwo (Lumajang). Selanjutnya, ikuti jalur selatan Lumajang hingga tembus kawasan Puger, Gumukmas, atau Kencong sebelum masuk Kota Jember.
Dibanding jalur utama, rute ini relatif lebih lengang dan menawarkan panorama alam khas pesisir selatan. Namun, kondisi jalan tidak selalu mulus. Beberapa ruas masih sempit, bergelombang, dan minim penerangan. Idealnya, jalur ini dilalui pada siang hari dengan kendaraan yang prima.
2. Via Tumpang – Gubugklakah – Ngadas – Jemplang (Bromo)
Rute ini cocok untuk pengendara berpengalaman, pencari jalur ekstrem
Jika bosan dengan jalur konvensional, rute tembus kawasan Bromo ini bisa jadi alternatif yang tak biasa. Dari Malang, arahkan kendaraan ke Tumpang, lalu lanjut ke Gubugklakah, Ngadas, hingga Jemplang. Setelah itu, perjalanan diteruskan ke Lumajang dan akhirnya menuju Jember.
Jalur ini terkenal dengan tanjakan terjal dan kontur jalan yang menantang. Tak heran jika rute ini jarang dipilih untuk perjalanan Malang–Jember. Namun sebagai gantinya, pemandangan pegunungan dan lautan pasir Bromo jadi bonus yang sulit ditandingi. Pastikan kondisi cuaca cerah dan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melintas.
3. Jalur Pantura Memutar via Pasuruan – Probolinggo – Situbondo
Cocok untuk kondisi darurat atau penutupan total jalur selatan. Ini adalah jalur alternatif paling memutar, sekaligus paling jarang dipilih untuk perjalanan langsung Malang–Jember.
Rutenya mengarah ke Pasuruan, Probolinggo, lalu mengikuti Pantura menuju Situbondo, Bondowoso, dan masuk ke Jember. Meski jaraknya jauh dan waktu tempuh bisa mencapai 7 jam atau lebih, jalur ini kerap menjadi pilihan pengalihan saat jalur Gumitir atau Lumajang ditutup total.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022