
DAMRI masih ada, terus berbenah dengan bus terbaru dan bermain di rute panas termasuk di rute Malang-Jakarta. (Redbus)
JawaPos.com - Meski jarak Bandung–Yogyakarta terbilang tidak dekat, rute ini nyaris tak pernah sepi penumpang. Setiap musim liburan, akhir pekan panjang, hingga hari biasa sekalipun, arus perjalanan dari Kota Kembang menuju Kota Pelajar selalu menunjukkan geliat yang konsisten.
Alasannya sederhana: Jogja punya segalanya—wisata budaya, kuliner murah, suasana santai, hingga akses pendidikan dan bisnis.
Pertanyaannya, transportasi apa yang paling banyak dipilih penumpang untuk rute Bandung–Yogyakarta saat ini? Dengan waktu tempuh yang cukup panjang dan karakter penumpang yang beragam, pilihan moda transportasi jadi faktor krusial dalam merencanakan perjalanan.
Berikut ini 5 transportasi favorit penumpang Bandung–Yogyakarta, dirangkum berdasarkan tingkat popularitas, kenyamanan, fleksibilitas, dan pengalaman perjalanan yang ditawarkan.
1. Kereta Api, Favorit Sepanjang Masa yang Tetap Diandalkan
Bicara soal perjalanan jarak menengah hingga jauh, kereta api masih menjadi primadona. Untuk rute Bandung–Yogyakarta, moda transportasi ini nyaris selalu masuk daftar teratas pilihan penumpang, baik wisatawan, pekerja, maupun mahasiswa.
Keunggulan utama kereta api ada pada ketepatan waktu dan kenyamanan perjalanan. Penumpang tak perlu khawatir terjebak macet panjang seperti di jalur darat. Selain itu, perjalanan dengan kereta menawarkan bonus pemandangan alam khas Jawa Barat hingga Jawa Tengah yang sulit didapat dari moda lain.
Beberapa kereta favorit di rute ini antara lain KA Argo Wilis dan KA Turangga untuk kelas eksekutif yang berangkat dari Stasiun Bandung. Ada pula KA Malabar serta KA Lodaya yang menyediakan pilihan kelas ekonomi hingga eksekutif.
Dari sisi harga, tiket kereta api bervariasi, mulai dari kisaran Rp 300 ribuan hingga menembus Rp 1 jutaan, tergantung kelas dan jadwal keberangkatan. Waktu tempuh rata-rata berada di angka 6–7 jam, relatif cepat untuk jarak antarkota provinsi.
Kereta api cocok bagi penumpang yang mengutamakan kenyamanan, kepastian jadwal, dan pengalaman perjalanan yang santai.
2. Bus AKAP, Fleksibel dan Ramah Kantong
Jika mencari alternatif yang lebih ekonomis, bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) masih jadi pilihan favorit banyak penumpang. Rute Bandung–Yogyakarta dilayani oleh beragam operator dengan jadwal keberangkatan hampir sepanjang hari.
Nama-nama seperti Sugeng Rahayu, DAMRI, Bandung Express, Cititrans, hingga Daytrans Bus cukup dikenal di kalangan pelancong. Harga tiket bus relatif lebih terjangkau, mulai dari Rp190 ribuan hingga sekitar Rp450 ribuan, tergantung kelas dan fasilitas.
Durasi perjalanan bus biasanya berkisar 9–10 jam, bahkan bisa lebih lama jika kondisi lalu lintas padat. Meski begitu, banyak operator kini menawarkan bus eksekutif dengan fasilitas yang semakin nyaman, seperti kursi reclining, AC, toilet, hingga makan gratis.
Bus cocok untuk penumpang yang mengutamakan fleksibilitas jadwal dan harga yang bersahabat, terutama bagi mereka yang tak terlalu terikat waktu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022