
Tampilan Whoosh, kereta Cepat Jakarta-Bandung. Rencana pengembangan kereta cepat Jakarta-Surabaya masih menanti regulasi, yakni Perpres. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, arus perjalanan Jakarta–Bandung diprediksi meningkat tajam. Banyak calon penumpang kini dihadapkan pada satu pertanyaan klasik: lebih enak naik Whoosh yang super cepat, atau tetap setia dengan Argo Parahyangan yang langsung masuk pusat kota?
Keduanya sama-sama punya keunggulan, tinggal disesuaikan dengan gaya perjalanan dan prioritas penumpang.
Untuk membantu kamu merencanakan perjalanan akhir tahun dengan lebih terukur, berikut 7 perbandingan utama antara Whoosh dan Argo Parahyangan.
Waktu Tempuh: Kecepatan vs Kenyamanan Santai
Whoosh: Sekitar 40–45 menit dari Stasiun KCIC Halim (Jakarta) menuju Stasiun Padalarang/Tegalluar.
Argo Parahyangan: Rata-rata 2 jam 45 menit hingga 3 jam, tergantung kondisi jalur.
Jika kamu mengejar waktu, Whoosh jelas unggul. Tapi buat sebagian traveler, waktu tempuh panjang pada Argo justru memberikan pengalaman perjalanan yang lebih rileks.
Akses ke Kota Tujuan
Whoosh: Turun di Stasiun Padalarang atau Tegalluar, lalu melanjutkan perjalanan ke Stasiun Bandung dengan kereta feeder. Total waktu tambahan biasanya 20–30 menit.
Argo Parahyangan: Berangkat dari Stasiun Gambir dan langsung tiba di Stasiun Bandung, tepat di pusat kota.
Artinya, meski Whoosh cepat di lintasan utama, perjalanan total bisa sedikit lebih lama dari perkiraan jika kamu menginap atau beraktivitas di area pusat kota Bandung.
Harga Tiket: Sesuaikan dengan Budget
Whoosh: Tarif bervariasi, umumnya di kisaran Rp 250.000 – Rp 350.000 termasuk kereta feeder.
Argo Parahyangan: Mulai dari Rp 150.000 (Ekonomi), Rp 250.000–Rp 350.000 (Eksekutif), hingga Rp 510.000 (Luxury).
Untuk traveler yang ingin hemat, Argo masih jadi pilihan paling masuk akal.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
