Suasana jungle tracking di Desa Wisata Sumber Agung BAndar Lampung. (Google Maps/Aditia Rahman)
JawaPos.com – Bagi penggemar wisata petualagan, anda bisa coba ide liburan satu ini. Namanya jungle tracking, yaitu hiking di tengah hutan dan menyatu dengan alam. Salah satunya di Desa Wisata Sumber Agung Bandar Lampung.
Jungle tracking dikenal sebagai aktivitas berpetualang dengan berjalan kaki di tengah hutan, untuk menjelajahi keindahan alam sembari menantang fisik dan mental sekaligus refreshing. Vibes liburannya ada, sehatnya pun ada karena layaknya berolahraga.
Ide alternatif liburan seperti jungle tracking bisa dilakukan ketika ingin healing dengan waktu yang singkat. Berbagai tempat hiking telah tersedia di beberapa daerah, salah satunya Bandar Lampung.
Selain dikenal dengan daerah yang banyak akan pantainya, Bandar Lampung juga ternyata menyimpan spot menarik untuk berpetualang, yaitu Desa Wisata Sumber Agung.
Di des aini, anda bisa hiking menyusuri hutan dan menikmati indahnya alam beramai-ramai atau dilakukan secara mandiri.
Hal yang perlu diingat adalah lakukan persiapan sebelum hiking, supaya kaki terbiasa untuk berjalan dengan jarak yang jauh.
Jungle tracking di Desa Wisata Sumber Agung Bandar Lampung bisa dicoba untuk ide liburan dengan waktu singkat.
Dikutip dari unggahan TikTok @desawisatasumberagung, tempat ini berada di kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Bagi pemula, tempat ini sangat cocok untuk lakukan jungle tracking karena jalurnya cukup ramah bagi pemula dan tidak curam.
Terdapat beberapa pos yang harus dilewati ketika ke Desa Wisata Sumber Agung, dan setiap posnya memiliki vibes yang berbeda-beda, di antaranya:
Pada pos pertama ini, menjadi pos pemberhentian sejenak untuk melakukan doa bersama. Di pos pertama akan disuguhi dengan pemandangan desa yang masih terlihat asri, jadi bisa beralih dahulu dari pemandangan gedung-gedung di kota.
Sebelum sampai di pos ini, wisatawan akan melakukan pemanasan dan mendapat briefing oleh pemandu yang akan menemani perjalanan nantinya sehingga merasa lebih aman dan terarah.
Di Pos kedua ini, anda akan menjumpai hutan kemiri, yang memiliki banyak pohon kemiri berukuran besar. Pohon-pohon ini bisa dinaiki, lho!
Tak sampai disitu, anda juga bisa meminum air nira alias air dari getah bunga pada pohon kelapa maupun aren.
Sembari menikmati air nira, bisa juga sekaligus melihat pengelolaan nira dan gula aren secara langsung. Air niranya pun dapat dibawa pulang sebagai oleh-oleh, dilansir dari review TikTok @lampunggeh.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
