
Penghargaan Best Eco-Friendly Hotel in Bali 2025 dari Honeycombers diraih oleh Grün Uluwatu. (Istimewa)
JawaPos.com-Resor berkonsep berkelanjutan di puncak perbukitan Uluwatu, Bali Grün Uluwatu memang belum resmi dibuka. Tapi, hotel itu sudah meraih penghargaan Best Eco-Friendly Hotel in Bali 2025 dari Honeycombers dalam ajang Bali’s Best Awards. Pencapaian itu diraih berkat desain inovatif, komitmen pada keberlanjutan, dan harmoni Grün dengan alam sekitarnya.
Grün Uluwatu menghadirkan 56 unit akomodasi berupa Treehouses dan Studios, dikelilingi lansekap hutan alami dengan panorama laut yang menakjubkan. Resor ini dirancang sebagai sebuah sanctuary dan ruang hijau bagi para tamu untuk mendapatkan pengalaman berkesan, lepas dari rutinitas sehari-hari, sekaligus menemukan kembali keterhubungan dengan alam.
“Menerima penghargaan ini bahkan sebelum pembukaan resmi membuktikan bahwa visi kami selaras, bahwa kemewahan dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan,” ujar pendiri Grun Resorts Florian Holm.
Setiap sudut Grün Uluwatu dibangun dengan prinsip ramah lingkungan. Material utama menggunakan kayu daur ulang. Energi sebagian besar ditopang tenaga surya sementara air hujan ditampung dan dimanfaatkan kembali. Resor ini juga tegas meniadakan plastik sekali pakai dalam operasional sehari-hari.
Selain akomodasi berupa Treehouses dan Studios, Grün Uluwatu dilengkapi dengan wellness center, The Octagon Restaurant dengan sajian kuliner bernuansa lokal dan internasional, serta La Cima Lounge yang menyuguhkan pemandangan 180 derajat ke area hijau Uluwatu dan Samudra Hindia. Semua fasilitas ini dirancang bukan sekadar untuk kemewahan, tetapi untuk memberi pengalaman yang menenangkan, memulihkan energi, dan membawa tamu lebih dekat dengan alam Bali.
"Filosofi kami sederhana, alam selalu menjadi yang utama, kami hanya membangun di sekitarnya, mengikuti alurnya, tanpa menebang," terang Holm.
Hotel itu rencananya akan dibuka pada September 2025, melengkapi portofolio destinasi berbasis keberlanjutan dari Grün Resorts yang telah hadir di Canggu dan Ubud. "Misi besarnya tetap sama, yakni menciptakan ruang yang memadukan desain, manusia, dan alam dalam harmoni," ucap dia. (*)

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
