
Viral tamu Hotel Indonesia Pekalongan diusir karena menolak bayar tambahan. Rating hotel anjlok, warganet geram. (Tiktok/ramasaid)
JawaPos.com-Kisah tidak menyenangkan dialami seorang tamu hotel di Pekalongan, Jawa Tengah, bernama Rama Sahid, saat menginap di Hotel Indonesia Pekalongan yang merupakan hotel berkonsep syariah. Pengalaman yang dibagikan melalui akun TikTok pribadinya @ramasahid mendadak viral dan memicu gelombang kritik warganet terhadap pihak hotel.
Baca Juga: 3 Zodiak Beruntung Ini Diprediksi Dapat Kejutan Menyenangkan Mulai 17 Agustus 2025, Kata Astrologi
Rama mengaku memilih hotel tersebut karena menawarkan konsep syariah serta harga promo menarik di aplikasi pemesanan online. Namun, setibanya di lokasi, ia diminta membayar biaya tambahan yang menurutnya tidak pernah diinformasikan sebelumnya. “Saya keukeuh dengan prinsip saya, nggak ada tambahan biaya sama sekali,” ujar Rama dalam unggahannya.
Rama menolak membayar dengan alasan selisih harga seharusnya menjadi urusan hotel dan pihak aplikasi, bukan dibebankan kepada tamu. Perdebatan sengit pun terjadi. Meski awalnya sempat diizinkan masuk kamar, ia kemudian diusir dengan alasan tidak mengikuti aturan hotel. Bahkan, pintu kamarnya sempat diketuk keras dari luar hingga membuat suasana semakin tegang.
Tidak hanya itu, Rama juga dituduh membuat tamu lain tidak nyaman. Saat meminta refund, pihak hotel menolak dan menyarankan agar ia menghubungi langsung pihak aplikasi.
Viral di TikTok, Nama Hotel Jadi Bulan-bulanan Warganet
Video Rama yang diunggah dalam tiga bagian masing-masing ditonton hingga belasan juta kali. Akibatnya, kolom ulasan hotel di Google Maps langsung dibanjiri komentar negatif. Rating hotel pun anjlok menjadi 3,7/5 bintang dari 830 ulasan, bahkan sempat diubah namanya oleh warganet menjadi Hotel Ghoib Indonesia Pekalongan.
Selain komentar pedas, banyak netizen juga mengaku pernah mengalami kasus serupa di hotel tersebut, terutama soal permintaan pembayaran tambahan di luar aplikasi pemesanan online.
Klarifikasi Hotel Tidak Meredakan Kritik
Pihak hotel akhirnya angkat bicara. Melalui unggahan Instagram @popfmindonesia, manajemen Hotel Indonesia Pekalongan mengakui adanya biaya tambahan sebesar Rp10.224 yang disebut sebagai aturan internal.
Mereka juga mengajak Rama bertemu untuk menyelesaikan kesalahpahaman. Namun, klarifikasi tersebut justru semakin memicu amarah warganet. Banyak yang menilai kebijakan hotel tidak transparan dan bertolak belakang dengan konsep syariah yang mereka usung.
Kasus ini kembali menyoroti persoalan transparansi harga dalam industri perhotelan, terutama ketika pemesanan dilakukan melalui aplikasi daring. Tidak sedikit konsumen mengeluhkan praktik “biaya tersembunyi” (hidden charge) yang baru diketahui setelah check-in, sehingga menimbulkan rasa kecewa dan merugikan tamu. (*)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
