
SPOT ANDALAN: Wisatawan berfoto di papan nama Puncak Ratu Pamekasan yang ditempatkan di salah satu sudut bibir bukit. (FOTO: MOCH. IQBAL AFGANI)
Pesona alam di kabupaten berjuluk Bumi Gerbang Salam itu tidak ada habisnya. Deretan dataran tingginya mengandung potensi wisata luar biasa. Salah satunya adalah Puncak Ratu Pamekasan.
Ragam keindahan alam khas dataran tinggi yang dipadu dengan penataan apik menjadi sajian utama dari destinasi yang terletak di Dusun Kongsi, Desa Tebul Barat, Kecamatan Pegantenan, itu.
Bahkan, sebelum tiba di lokasi, suguhan tersebut sudah bisa dinikmati para traveler. Di sepanjang jalan menuju objek wisata itu, pengunjung mendapatkan ”suguhan pembuka” berupa hamparan pepohonan yang rindang plus suasana sejuk.
Begitu tiba di Puncak Ratu Pamekasan, ”sajian utama” langsung bisa dirasakan para wisatawan. Taman-taman sudah tertata rapi dan cantik hingga deretan spot buatan yang Instagrammable. Para pemburu foto seakan tak kehabisan objek.
ADRENALIN: Wisatawan menikmati panorama di atas dataran tinggi di Puncak Ratu Pamekasan. (FOTO: MOCH. IQBAL AFGANI)
Ada gapura berbentuk daun waru yang eksotis hingga teras-teras kayu yang dipasang di bibir bukit atau di bawah pohon, membuat siapa pun bisa menyaksikan lukisan alam yang luar biasa dari Sang Pencipta sekaligus mengabadikannya.
Sejumlah camping ground berbentuk segitiga menambah keindahan destinasi tersebut. Ditambah deretan wahana permainan untuk menambah variasi berlibur para traveler.
Atraksi alam lain yang juga sangat dinanti para pengunjung adalah panorama sunset-nya yang superindah. Belum lagi, suasana malamnya yang gemerlap. Tak sedikit wisatawan yang betah berlama-lama di sana.
Seperti yang diungkapkan Amanah, dia mengaku sering ke lokasi wisata tersebut. Apalagi, jarak antara rumahnya dan Puncak Ratu Pamekasan tidak begitu jauh. Dia sengaja berangkat sore untuk menikmati keindahan sunset di lokasi tersebut.
KULINERAN: Hampir semua bangunan di Puncak Ratu Pamekasan didesain menarik. Tak terkecuali kantinnya. (FOTO: MOCH. IQBAL AFGANI)
”Kalau sore rasanya itu lebih asyik. Apalagi kalau sampai malam. Lampu-lampu di bawah itu menyala dan kelihatan semua. Di sini juga (hawanya, Red) sejuk, jadi cocok kalau dibuat santai bareng teman-teman,” ucapnya.
Karena itu, meski usianya relatif masih ”muda” (baru resmi dibuka pada Desember 2018), Puncak Ratu Pamekasan menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Pamekasan. Objek wisata tersebut nyaris tidak pernah sepi dari pengunjung. Dalam sehari, lebih dari 100 wisatawan mengunjungi destinasi itu.
JELANG SENJA: Menikmati terbenamnya mataharai di tepi bukit di Puncak Ratu Pamekasan menjadi momen yang ditunggu wisatawan. (FOTO: MOCH. IQBAL AFGANI)
Objek wisata tersebut tak terlepas dari inisiatif Kepala Desa Tebul Barat Moh. Ali Purwanto. Sadar bahwa lahan yang dikelolanya itu memiliki potensi besar, dia lantas mengembangkannya menjadi sebuah destinasi dengan menggandeng sejumlah pihak.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
