
Kusir andong DIY mengaku tidak akan aji mumpung menaikkan tarif meskipun terdapat peningkatan trafik kunjungan wisatawan selama libur Nataru (Alfi Annissa Karin/ Radar Jogja)
JawaPos.com - Moda transportasi Andong menjadi salah satu pilihan wisatawan untuk mengelilingi spot wisata di area Kota Yogyakarta selama momen libur Natal dan tahun baru (Nataru).
Kendati demikian, paguyuban kusir andong DIY mengaku tidak akan aji mumpung menaikkan tarif meskipun terdapat peningkatan trafik kunjungan wisatawan selama libur Nataru.
Ketua Paguyuban Andong DIY, Purwanto, mengatakan sudah ada kesepakatan dengan para anggota untuk tidak nuthuk harga di momentum Nataru kali ini.
Dia mengatakan jika tarif yang dipatok masih cenderung normal dan didasarkan atas negosiasi dengan penumpang.
"Kita sepakati harga normal, kalau pun harga naik itu murni asasnya nego," katanya, Senin (25/12) seperti dikutip dari Radar Jogja (Jawa Pos Grup).
Purwanto merinci, secara tarif andong di kawasan Malioboro dibagi menjadi tiga kategori harga. Putaran atau jarak pendek yakni sebesar Rp 100 ribu. Jarak menengah Rp 150 ribu. Jarak jauh kisaran Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu.
Adapun rute yang dilewati andong tersebut meliputi kawasan Malioboro dan rute terjauh akan melewati daerah Keraton Yogyakarta sampai akhirnya kembali lagi ke jalan Malioboro.
Purwanto menyebutkan, dari total 421 kusir andong yang tercatat sebagai anggota. Lebih dari 90 persen memang berada di kawasan Malioboro. Sementara sisanya berada di sekitaran Keraton Yogyakarta dan Alun-alun Utara Yogyakarta.
"Bisa dibilang 99 persen itu di Malioboro ini mangkalnya, yang di alun-alun paling cuma beberapa, gak lebih dari lima," sambungnya.
Kesepakatan paguyuban kusir andong untuk tidak nuthuk harga tersebut adalah salah satu cara menjaga citra pariwisata Yogyakarta.
Selain itu, secara konsep andong di kawasan Malioboro saat ini termasuk dalam angkutan wisata yang berguna untuk menaikkan branding kota Yogyakarta.
"Kita ini sekarang angkutan wisata, udah jarang terima order jarak jauh, jadi memang rutenya khusus wisatawan," paparnya.
Secara terpisah, salah seorang wisatawan asal Surabaya, Febri Perdana, membeberkan, harga sewa andong yang dipatok di kawasan Malioboro tersebut masih relatif normal. Apalagi, harga tersebut mengakomodasi penumpang lebih dari satu orang.
"Masih normal sih, apalagi di momen libur gini dan ini tadi naiknya berempat," ungkapnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
