
Lawang sewu menjadi salah satu bangunan bersejarah di Semarang.
JawaPos.com - Kota Semarang menjadi salah satu tujuan wisata di Jawa Tengah.
Ibu Kota Jawa Tengah itu memiliki berbagai objek wisata yang dapat memberikan kesan tersendiri.
Tak hanya kawasan Kota Lama, bangunan-bangunan bersejarah pun juga masih berdiri kokoh dan terawat di Kota Semarang. Semua itu dijadikan objek wisata. Semarang juga memiliki destinasi wisata alam.
Berikut lima destinasi wisata di Kota Semarang beserta tarif tiket masuk selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
1. Lawang Sewu
Bangunan yang dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia ini mulanya ialah Kantor Pusat Perusahaan Kereta Api Swasta Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM). Bangunan yang terletak di Jalan Pemuda dan berhadapan langsung dengan Tugu Muda ini menyimpan berbagai koleksi, seperti replika lokomotif uap, surat berharga, mesin tik, mesin hitung, dan sebagainya yang terkait perkeretaapian.
Pada momen libur Nataru, Lawang Sewu mengenakan biaya tiket tarif Rp 20 ribu seperti hari-hari biasanya. Lawang Sewu dapat dikunjungi setiap hari pukul 8.00 WIB hingga 20.00 WIB.
2. Grand Maerakaca
Grand Maerakaca merupakan taman mini Jawa Tengah yang menyajikan berbagai miniatur bangunan-bangunan khas daerah yang ada di Jawa Tengah. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati berbagai makanan dan minuman khas. Tak hanya itu, pengunjung pun dapat menikmati jalur yang menyusuri hutan mangrove.
3. Semarang Zoo
Semarang Zoo merupakan kebun binatang yang memiliki koleksi sekitar 50 jenis spesies satwa dari berbagai daerah. Saat berkunjung, pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas, seperti berkeliling dengan kereta mini, memberi makan Herbi, waterboom, menunggang kuda, Zoo Adventure, menaiki Perahu Naga, dan sebagainya.
Kebun binatang yang terletak di Jalan Raya Semarang Kendal Km 17 ini buka setiap hari pukul 8.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan biaya tiket masuk selama Libur Nataru Rp 30 ribu.
4. Goa Kreo
Objek wisata yang terletak di Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang ini merupakan wisata alam yang memiliki kisah dengan seorang Walisongo, yaitu Sunan Kalijaga. Kisah tersebut diceritakan Sunan Kalijaga tengah mencari kayu jati untuk membangun Masjid Agung Demak dan sampai di sebuah gua. Saat di gua, ia didatangi empat ekor kera. Kemudian Sunan Kalijaga meminta kera-kera tersebut untuk menjaga sekitar gua. Dari situlah asal nama ‘Kreo’ yang berasal dari kata ‘Mangreho’ yang berarti penjaga jadi nama gua tersebut.
Selama masa Libur Nataru, Goa Kreo mengenakan biaya tiket masuk Rp 15.500.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
