Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Desember 2023 | 00.10 WIB

Bisnis Sewa Motor DIY Laris Manis, 9 Juta Wisatawan Diprediksi Banjiri Yogyakarta pada Libur Natal dan Tahun Baru

Tugu Yogyakarta. (Freepik) - Image

Tugu Yogyakarta. (Freepik)

JawaPos.com – Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Yogyakarta memprediksi sekitar 9 juta wisatawan akan mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada libur natal dan tahun baru (Nataru).

Berdasarkan data kecenderungan tiap tahunnya, wisatawan akan banyak mendatangi kawasan Tugu Jogja, Malioboro, dan Keraton Yogyakarta (Gumaton).

Kepala Dinpar Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, mengatakan, ketiga objek wisata tersebut menjadi daya tarik wisatawan karena memiliki pandangan belum ke Yogya kalau belum menyambangi kawasan tersebut.

"Jadi 9,6 juta itu termasuk DIJ nah prediksi kami masih di wilayah Gumaton sehingga itu akan menjadi pusat keramaian dan di situlah kami meletakkan dua pos pelayanan informasi," kata Wahyu, dikutip Radar Jogja padda Senin (18/12).

Kedatangan wisatawan pada momen libur Nataru ke Yogyakarta ini pun membawa keuntungan bagi berbagai sektor perekonomian.

Misalnya saja persewaan sepeda motor yang mengalami peningkatan drastis dibanding hari-hari biasa maupun Libur Nataru tahun lalu.

Pengelola rental sepeda motor Frent Jogja, Samsul Anam, mengatakan, kendaraan roda dua yang disediakan di tempatnya telah di-booking semuanya.

Para penyewa pun meminati sepeda motor jenis Vespa matic dan Vario 150 walaupun harga sewanya terbilang mahal.

"Nataru itu kan dari 23 sampai 1 Januari yang sudah booking itu sekitar 75 persen tapi hari-hari tertentu sudah ada yang full booking," bebernya Senin (18/12/2023).

Hal serupa juga dialami oleh pengelola Transip Jogja, Monic Akbar Wijaya yang juga menyediakan persewaan kendaraan sepeda motor.

Menurutnya, saat persediaan masih ada wisatawan yang hendak menyewa tidak memikirkan kembali nominal uang dikeluarkan pada Libur Nataru ini.

Ia pun menuturkan jika momen Nataru saat ini mengalami peningkatan hingga 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, harga persewaan juga mengalami peningkatan sekitar 50 persen.

Monic pun berharap pemerintah selalu memperdulikan nasib pelaku wisata seperti persewaan sepeda motor.

“Diopeni lebih bagus lagi, tidak dibiarin saja. Kemarin sudah terlihat waktu Covid-19 dampaknya,” ucapnya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore