
Alun-alun Jember menjadi salah satu spot yang menarik untuk disinggahi saat bertandang ke Jember. (Traveloka)
JawaPos.com-Perjalanan darat dari Surabaya menuju Jember menjadi salah satu rute favorit di Jawa Timur, terutama saat akhir pekan panjang, musim liburan, hingga arus mudik lokal kawasan Tapal Kuda.
Selain menghubungkan dua kota penting, rute ini juga menyuguhkan beragam lanskap khas Jawa Timur, mulai dari kawasan industri, pesisir utara, hingga hamparan kebun dan pegunungan di wilayah selatan.
Namun, padatnya lalu lintas di jalur timur Jawa sering kali membuat pengendara harus cermat memilih jalur. Tidak hanya soal cepat atau lambat, tapi juga kenyamanan, biaya, dan kondisi jalan. Berikut lima pilihan rute Surabaya–Jember yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan Anda.
Bagi Anda yang mengejar waktu dan ingin perjalanan relatif mulus, rute tol masih menjadi favorit utama.
Perjalanan dimulai dari Surabaya dengan masuk Tol Waru–Juanda, lalu tersambung ke Tol Surabaya–Gempol hingga Gempol–Pasuruan. Dari sini, pengendara bisa melanjutkan ke Tol Pasuruan–Probolinggo dan keluar di Gerbang Tol Probolinggo Timur (Leces).
Setelah itu, perjalanan diteruskan lewat jalan nasional menuju Lumajang hingga akhirnya tiba di Jember.
Jarak dan waktu tempuh berkisar 197–200 kilometer dengan estimasi 3,5 hingga 4 jam dalam kondisi lalu lintas normal. Kondisi jalan tol relatif prima, sementara jalan nasional dari Probolinggo ke Jember cukup lebar dan nyaman meski tetap perlu waspada kendaraan besar.
Jika ingin menghindari tarif tol atau sekadar menikmati denyut kehidupan kota-kota kecil di pesisir utara, jalur Pantura bisa menjadi alternatif.
Dari Surabaya, kendaraan melaju melalui Sidoarjo, Pasuruan, hingga Probolinggo menggunakan jalan arteri utama. Setelah itu, perjalanan diteruskan menuju Lumajang dan Jember lewat jalur nasional.
Waktu tempuh di jalur ini cenderung lebih lama, sekitar 5–6 jam, tergantung kepadatan lalu lintas. Beberapa titik rawan macet biasanya berada di sekitar pasar tradisional, persimpangan kota, dan jalur truk logistik. Meski begitu, rute ini cocok bagi pelancong yang ingin lebih fleksibel berhenti di rest area lokal atau pusat kuliner.
Pilihan ini kerap dipilih wisatawan yang ingin sekaligus singgah ke Malang atau menikmati suasana pegunungan.
Dari Surabaya, perjalanan diarahkan ke Malang melalui tol atau jalur arteri, lalu dilanjutkan menuju Dampit, Turen, dan masuk wilayah Lumajang dari sisi selatan sebelum menuju Jember.
Rute ini menawarkan pemandangan alam yang lebih beragam, mulai dari perbukitan hingga perkebunan. Namun, waktu tempuh bisa mencapai 6–7 jam karena kondisi jalan berkelok dan beberapa ruas sempit. Cocok untuk perjalanan santai, bukan untuk yang dikejar waktu.
Alternatif lain yang cukup populer adalah jalur Probolinggo menuju Lumajang melalui Ranuyoso, lalu lanjut ke Jember. Rute ini relatif lebih sepi dibanding jalur utama Pantura, terutama di luar jam sibuk.
Meski jaraknya tidak jauh berbeda, kondisi jalan di beberapa titik menanjak dan berkelok, sehingga pengendara perlu ekstra fokus. Keunggulan rute ini ada pada lalu lintas yang lebih lancar dan panorama pedesaan yang menenangkan, cocok bagi pengendara berpengalaman.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
