Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 April 2026 | 02.43 WIB

Jika Anda Lebih Suka Mengemudi di Rute yang Sama Setiap Hari daripada Mencoba Rute di Google Maps, Menurut Psikologi Anda Memiliki 7 Ciri Kepribadian Ini

seseorang yang mengemudi di rute yang sama / freepik - Image

seseorang yang mengemudi di rute yang sama / freepik

JawaPos.com - Di era digital seperti sekarang, aplikasi navigasi seperti Google Maps menawarkan banyak alternatif rute yang lebih cepat, efisien, bahkan lebih “cerdas” berdasarkan kondisi lalu lintas real-time. Namun, tidak semua orang tertarik untuk mencoba rute baru tersebut. Ada sebagian orang yang justru merasa lebih nyaman menggunakan rute yang sama setiap hari—meskipun mungkin bukan yang tercepat.

Pilihan sederhana ini ternyata bukan sekadar soal kebiasaan, tetapi juga bisa mencerminkan kepribadian seseorang. Dalam perspektif psikologi, preferensi terhadap rutinitas, termasuk dalam hal berkendara, sering kali berkaitan dengan pola pikir, emosi, dan cara seseorang menghadapi dunia.

Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (24/4), terdapat tujuh ciri kepribadian yang biasanya dimiliki oleh orang yang lebih memilih rute yang sama setiap hari:

1. Menyukai Stabilitas dan Kepastian

Orang yang memilih rute yang sama cenderung menghargai stabilitas. Mereka merasa nyaman dengan sesuatu yang sudah dikenal dan dapat diprediksi. Dalam psikologi, ini berkaitan dengan kebutuhan akan “kontrol” terhadap lingkungan.

Dengan rute yang sama, mereka tahu kapan harus belok, di mana biasanya macet, dan berapa lama waktu tempuhnya. Hal ini memberikan rasa aman yang sulit didapat dari rute baru yang belum familiar.

2. Tidak Suka Risiko yang Tidak Perlu

Mencoba rute baru berarti menghadapi ketidakpastian: bisa lebih cepat, tapi juga bisa tersesat atau malah lebih lama. Orang dengan kecenderungan ini biasanya menghindari risiko kecil yang tidak terlalu penting.

Ini bukan berarti mereka penakut, melainkan lebih selektif dalam mengambil risiko. Mereka akan mengambil risiko jika memang ada manfaat besar, bukan sekadar eksperimen harian.

3. Memiliki Pola Pikir Praktis

Alih-alih mencari pengalaman baru setiap hari, mereka lebih fokus pada efisiensi yang sudah terbukti. Mereka berpikir, “Kalau yang ini sudah bekerja dengan baik, kenapa harus diubah?”

Pola pikir ini sering ditemukan pada orang yang pragmatis—lebih mengutamakan hasil daripada eksplorasi.

4. Cenderung Disiplin dan Terstruktur

Orang yang konsisten dengan satu rute biasanya juga memiliki kehidupan yang cukup teratur. Mereka nyaman dengan rutinitas dan sering kali memiliki jadwal yang jelas.

Kebiasaan ini mencerminkan tingkat disiplin yang tinggi. Mereka tahu apa yang harus dilakukan, kapan harus melakukannya, dan bagaimana melakukannya secara konsisten.

5. Menghargai Efisiensi Mental (Mental Energy Saving)

Setiap keputusan kecil yang kita buat menghabiskan energi mental. Dengan menggunakan rute yang sama, seseorang tidak perlu terus-menerus berpikir atau membuat keputusan baru.

Dalam psikologi, ini dikenal sebagai upaya mengurangi “decision fatigue” atau kelelahan akibat terlalu banyak mengambil keputusan. Dengan rutinitas, otak bisa fokus pada hal lain yang lebih penting.

6. Cenderung Introvert atau Reflektif

Meskipun tidak selalu, banyak orang yang memilih rutinitas tetap cenderung memiliki sisi introvert. Mereka menikmati waktu sendiri, termasuk saat berkendara.

Dengan rute yang familiar, mereka bisa lebih fokus pada pikiran, mendengarkan musik, atau sekadar menikmati perjalanan tanpa distraksi tambahan dari perubahan rute.

7. Memiliki Loyalitas Tinggi terhadap Kebiasaan

Orang seperti ini biasanya tidak mudah berubah hanya karena tren atau rekomendasi sesaat. Mereka setia pada apa yang sudah terbukti cocok bagi mereka.

Hal ini bisa menjadi kelebihan besar dalam banyak aspek kehidupan, seperti pekerjaan dan hubungan, karena mereka tidak mudah goyah.

Apakah Ini Hal yang Baik?

Tidak ada yang sepenuhnya benar atau salah dalam preferensi ini. Menggunakan rute yang sama setiap hari bisa menjadi tanda efisiensi dan stabilitas. Namun, di sisi lain, terlalu jarang mencoba hal baru juga bisa membatasi fleksibilitas dan kemampuan adaptasi.

Keseimbangan adalah kunci. Sesekali mencoba rute baru bisa membuka perspektif berbeda, sementara mempertahankan rutinitas tetap membantu menjaga konsistensi.

Penutup

Pilihan kecil seperti rute perjalanan ternyata bisa mencerminkan banyak hal tentang diri kita. Jika Anda termasuk orang yang selalu memilih jalan yang sama, itu bukan berarti Anda “ketinggalan zaman”—justru bisa jadi Anda adalah pribadi yang stabil, terstruktur, dan efisien.

Namun, tidak ada salahnya sesekali menekan tombol “rute alternatif” di Google Maps. Siapa tahu, Anda menemukan jalan baru—bukan hanya secara fisik, tetapi juga dalam cara Anda melihat dunia.***
Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore