Ilustrasi Tol Trans Sumatera. (Kris Samiaji/Sumatera Ekspres)
JawaPos.com-Road trip dari Lampung ke Jakarta masih jadi pilihan favorit banyak orang, terutama saat libur panjang, mudik, atau sekadar ingin menikmati perjalanan darat lintas pulau.
Selain fleksibel soal waktu, perjalanan ini juga menawarkan pengalaman unik: menyusuri Jalan Tol Trans-Sumatera, menyeberang Selat Sunda, lalu lanjut melaju di jaringan tol Trans-Jawa bagian barat.
Meski terdengar sederhana, perjalanan Lampung–Jakarta lewat tol tetap perlu persiapan matang. Salah satunya adalah memahami ruas-ruas tol yang akan dilewati agar kamu bisa memperkirakan waktu tempuh, biaya tol, hingga titik istirahat yang tepat.
Nah, supaya perjalananmu lebih nyaman dan minim drama, berikut panduan lengkap tujuh ruas tol utama yang perlu kamu tahu sebelum memutar kunci mobil.
1. Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter),
Gerbang Awal Road Trip di Lampung
Perjalanan darat dari Lampung menuju Jakarta biasanya dimulai dari Pelabuhan Bakauheni. Begitu keluar dari area pelabuhan, kamu akan langsung terhubung dengan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, atau yang lebih dikenal dengan Tol Bakter.
Ruas tol ini membentang sepanjang kurang lebih 140 kilometer dan menjadi tulang punggung Jalan Tol Trans-Sumatera di Provinsi Lampung. Kondisi jalannya relatif mulus, dengan lanskap khas perkebunan dan hamparan hijau di kiri-kanan jalan.
Rest area tersedia di beberapa titik dan cukup nyaman untuk mengisi bahan bakar, makan, atau sekadar meregangkan kaki setelah perjalanan panjang.
Tol Bakter menjadi penentu ritme perjalanan. Jika kamu berangkat pagi dari Bakauheni, biasanya ruas ini bisa ditempuh dalam waktu 2–3 jam, tergantung kondisi lalu lintas.
2. Penyeberangan Selat Sunda: Bakauheni–Merak
Meski bukan ruas tol, penyeberangan Selat Sunda adalah bagian krusial dalam road trip Lampung–Jakarta. Dari Pelabuhan Bakauheni, kendaraan akan menyeberang menggunakan kapal feri menuju Pelabuhan Merak, Banten.
Durasi penyeberangan rata-rata sekitar 1,5–2,5 jam, tergantung cuaca dan antrean kapal. Pada musim liburan atau akhir pekan panjang, waktu tunggu bisa lebih lama. Karena itu, banyak pelancong memilih memesan tiket feri lebih awal agar perjalanan lebih terencana.
Setibanya di Merak, perjalanan darat kembali dilanjutkan melalui jaringan tol di Pulau Jawa.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
