
Museum Radya Pustakadi Kota Solo. (Google.com)
JawaPos.com-Taman Sriwedari di Kota Solo bukan hanya terkenal sebagai pusat hiburan rakyat dan seni tradisional. Tapi juga dikelilingi berbagai destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Salah satu yang paling populer adalah Museum Radya Pustaka. Museum tertua di Indonesia tersebut menyimpan kekayaan sejarah dan budaya Jawa. Museum ini sudah berdiri sejak 1890.
Mulai dari koleksi naskah-naskah kuno, wayang kulit, keris, arca peninggalan Hindu-Budha, hingga benda-benda pusaka dari Keraton Surakarta, bisa ditemukan di Museum Radya Pustaka. Selain itu, pengunjung juga bisa menemukan patung tokoh-tokoh bersejarah, salah satunya patung Ranggawarsita, pujangga terkenal dari Jawa.
Koleksi yang ditampilkan tidak hanya memberi wawasan budaya, tetapi juga memperkaya pengetahuan tentang perkembangan seni dan peradaban Nusantara.
Terletak di Jalan Slamet Riyadi No. 275, Sriwedari, Laweyan, Solo, membuat Museum Radya Pustaka mudah diakses, baik dari pusat kota maupun dari stasiun dan terminal utama Solo.
Jadi, jika Anda datang dari Stasiun Solo Balapan, Anda bisa naik becak atau ojek dengan waktu tempuh sekitar 10 menit ke arah selatan melalui Jalan Slamet Riyadi.
Alternatif lain adalah menggunakan bus Batik Solo Trans (BST) Koridor 6, yang melewati Stasiun Balapan dan berhenti di Halte BST Timuran. Dari halte ini, museum bisa dicapai dengan berjalan kaki sekitar 10 menit.
Apabila Anda berangkat dari Terminal Tirtonadi, Anda bisa langsung naik bus BST Koridor 6 jurusan Tirtonadi-Solo Baru, lalu turun di Halte BST Timuran. Dari halte, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki kurang lebih 10 menit.
Lokasinya hanya berjarak sekitar 300 meter dari Taman Sriwedari, Museum Radya Pustaka bisa menjadi alternatif setelah maupun sebelum menikmati hiburan rakyat di taman tersebut.
Dengan koleksi sejarah yang lengkap, suasana yang tenang, serta akses yang mudah, Museum Radya Pustaka menjadi destinasi ideal bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dalam kekayaan budaya Jawa.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
