Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 September 2025, 23.05 WIB

Mengenal 3 Desa Wisata yang Menjadi Pesona Baru Pariwisata Indonesia, Wajib Masuk Bucket List

Desa Wisata Jatiluwih, Bali (Dok. Kementrian Pariwisata Ekonomi Kreatif) - Image

Desa Wisata Jatiluwih, Bali (Dok. Kementrian Pariwisata Ekonomi Kreatif)

JawaPos.com - Pesona baru pariwisata di Indonesia adalah destinasi desa wisata. Desa wisata memberikan wawasan bagi wisatawan yang berkunjung, mulai dari budaya, sejarah, kegiatan, dan identitasnya.

Potensi desa wisata dapat mengenalkan Indonesia ke seluruh dunia. Bagaimana tidak, setiap wisatawan akan membawa pulang pengetahuan yang sebelumnya tidak diketahui.

Berikut merupakan desa wisata di Indonesia yang wajib dikunjungi.

Desa Wisata Nglanggeran

Dilansir dari akun tiktok @sejiva_id, desa wisata ini berhasil memukau dunia dan dinobatkan sebagai desa wisata terbaik oleh UNWTO di tahun 2021.

Desa wisata ini berhasil mempraktekkan prinsip sustainability dengan sangat baik dalam pengembangannya dan juga menonjolkan aspek people, culture, dan nature sebagai daya tarik wisatanya.

Dengan penghargaan yang telah didapatkan, tentu akan memaksimalkan dampak positif yang akan dirasakan oleh masyarakat, alam, dan budaya.

Desa wisata ini terletak di Jl. Ngoro-ngoro Ombo, Tawang, Ngoro-oro, Kab. Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di desa wisata ini wisatawan dapat merasakan sensasi tracking ke Puncak Gunung Purba dengan keindahan alamnya yang masih asri.

Selain itu, wisatawan juga dapat bersantai di tepi Embung Nglanggeran yang tenang sembari belajar mengenai keberagaman budaya masyarakat setempat.

Desa Wisata Jatiluwih

Dilansir dari website resmi Kementrian Pariwisata Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Desa Wisata Jatiluwih terletak di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali.

Desa wisata ini merupakan sebuah permata geografis dan budaya yang tersembunyi di lereng Batukaru.

Pada tahun 2012 desa ini mendapat pengakuan internasional ketika Subak, yakni sistem pengairan sawah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu warisan budaya.

Sistem Subak merupakan ajaran Tri Hita Karana dari Agama Hindu yang mencerminkan keseimbangan dan keharmonisan antara manusia, alam, dan spiritual.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore