
Panorama Candi Ijo, Sleman, DIY (Instagram @pesona_candiijo)
JawaPos.com – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki sejumlah destinasi wisata yang sangat populer, bahkan penikmatnya berasal dari berbagai negara.
Walaupun banyak tempat wisata yang populer, rupanya masih ada beberapa destinasi wisata yang belum banyak terjamah oleh wisatawan.
Destinasi yang belum terlalu ramai menciptakan suasana berbeda saat dikunjungi. Ketenangan menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah orang.
Apa saja wisata Jogja yang belum banyak dikunjungi? Simak selengkapnya.
Dilansir dari website resmi Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Museum Ullen Sentalu dimulai dari sebuah gagasan di tengah proses pencarian jati diri keluarga Haryono, yang ingin mencapai suatu peralihan yang bersifat lestari dan bernilai adi luhung. Pada tahun 1990, gagasan itu akhirnya terwujud.
Museum Ullen Sentalu merupakan museum seni dan budaya Jawa klasik karena berlatar belakang pengaruh budaya Jawa yang kuat.
Dengan demikian, museum ini diharapkan dapat mewujudkan suatu bentuk nyata pelestarian budaya.
Gaya arsitektur kompleks yang menjadi perwujudan kekayaan budaya Jawa dalam nuansa kolonial, membuat museum ini semakin unik.
Selain itu, museum ini memiliki konsep jendela, yang dimaknai sebagai tempat masuknya sebuah perjalanan panjang. Museum ini terletak di Kaliurang, Kaki Gunung Merapi.
Dilansir dari website resmi Jejaring Desa Wisata Kementerian Pariwisata Indonesia, Candi Ijo merupakan candi Hindu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang terletak di Puncak Bukit Ijo, Sleman, DIY. Candi ini menawarkan keindahan alam, budaya, dan sejarah.
Di tempat ini, wisatawan dapat menyaksikan pesawat yang mendarat dari ketinggian menuju Bandara Adisutjipto.
Fasilitas yang disediakan oleh pengelola candi berupa tempat makan, minum, dan istirahat serta tempat untuk melakukan pertemuan seperti hiburan musik dan gathering.
Bukit Panguk merupakan salah satu destinasi wisata yang jarang dikunjungi. Dilansir dari website resmi Pemerintah Kabupaten Bantul, destinasi ini menawarkan indahnya pemandangan matahari terbit yang berpadu dengan liuk Sungai Oya.
Destinasi ini berlokasi di Dusun Kediwung, Kelurahan Mangunan, Kapanewon Dlingo, searah dengan Kebun Buah Mangunan. Destinasi ini memiliki gardu pandang yang dapat dijadikan sebagai spot berswafoto.
