Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 22.42 WIB

5 Daya Tarik Desa Penglipuran, Desa Wisata Populer yang Menyajikan Keindahan Budaya Bali

Desa penglipuran di Bali menjadi desa wisata terbaik di tahun 2023

JawaPos.com - Bagi anda yang memiliki rencana liburan ke Bali, jangan lupa mampir ke desa yang satu ini. Desa Penglipuran berlokasi searah dengan tempat wisata Kintamani yang menjadikan kedua tempat wisata ini sebagai wisata favorit yang ada di Kabupaten Bangli.

Desa ini terletak di Kabupaten Bangli, Bali, terkenal sebagai desa terbersih di dunia. Desa yang memiliki pemandangan yang tenang dan asri ini bisa diakses dengan jarak tempuh 45 kilometer dari Denpasar, dan 5 kilometer dari pusat kota Bangli.

Berbagai prestasi bergengsi yang disandang desa ini bukan sekedar ajang promosi pariwisata saja. Keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses keterlibatan warga dan komunitas budaya yang ada di desa Penglipuran.

Beberapa fakta unik desa Penglipuran yang kami sajikan dalam artikel ini.

  1. Desa Terbersih di Dunia

Mengutip dari kemenpar.go.id, Desa Penglipuran selain menyandang sebagai Best Tourism Villages di tahun 2023, desa ini juga dikenal sebagai desa terbersih di dunia.

Hal ini setelah desa Penglipuran mendapatkan berbagai penghargaan dari organisasi seperti Indonesia Sustainable Tourism Award, Kalpatarudan Top 100 Sustainable Destination.

Atas berbagai penghargaan yang telah didapat, desa ini patut dijadikan role model dalam pengelolaan wisata berbasis komunitas sehingga potensi wisata berjalan maksimal.

  1. Desa Wisata Terbaik

Berdasarkan unwto.org, Desa Penglipuran mendapatkan penghargaan sebagai salah satu dari 54 desa terbaik di dunia dalam UNWTO Best Tourism Villages, organisasi pariwisata dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Penghargaan tersebut sebagai hasil dari komitmen warga desa dalam menjaga kelestarian, kebersihan, dan kenyamanan dalam pariwisata.

  1. Filosofi Tri Hita Karana

Dikutip dari disparbud.banglikab.go.id, Desa Penglipuran memiliki filosofi hidup yang sampai saat ini diterapkan warganya. Tri Hita Karana, sebuah filosofi hidup masyarakat Hindu Bali yang mengajarkan harmonisasi hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam, dan sesama manusia.

Selain itu, tata wilayah di desa ini juga diselaraskan dengan konsep Tri Mandala atau pembagian wilayah menjadi tiga bagian, utama mandala (wilayah suci), madya mandala (wilayah Tengah), dan nista mandala (wilayah luar).

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore