Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 08.10 WIB

Wisata Sejarah hingga Hiburan, Ini 4 Daya Tarik Kawasan Wisata Selomangleng Kediri yang Wajib Dikunjungi

Relief Panji, Museum Airlangga, Kota Kediri (Instagram @museumairlangga)

JawaPos.com - Kawasan Wisata Selomangleng dikembangkan sebagai destinasi wisata alam dan perlindungan sejarah. Berkat fasilitas dan wahana yang memadai, tempat ini dapat berfungsi sebagai sarana rekreasi, hiburan, dan edukasi bagi pengunjung.

Dilansir kanal YouTube resmi Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Kediri, Kawasan Wisata Selomangleng memiliki empat bagian utama, yaitu kolam renang, goa, museum, dan makam bersejarah.

1. Kolam Renang

Kolam Renang di Kawasan Wisata Selomangleng memiliki air yang jernih sehingga membuat nyaman wisatawan yang berkunjung. Dilansir dari laman Instagram @wisata_goa_selomangleng, kolam renang ini membawa kesegaran dan keceriaan di kala senggang. Selain itu, fasilitasnya juga memadai, termasuk tempat bilas, kantin, dan persewaan alat renang.

2. Goa Selomangleng

Goa ini merupakan goa buatan. Dilansir dari kanal YouTube Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Kediri, pihak pengelola tempat wisata ini selalu mengupayakan hiburan yang menarik setiap minggunya.

Setiap hari Minggu, pengunjung dapat menyaksikan berbagai pertunjukan di panggung hiburan, seperti tari jaranan, reog, dan tarian Nusantara lainnya.

3. Museum Airlangga

Museum Airlangga menyuguhkan berbagai koleksi yang dipajang sejajar dan rapi. Museum ini menyimpan beragam cagar budaya, dengan koleksi utamanya berupa jambangan batu.

Selain itu, terdapat juga arca Lingga dan Yoni, manuskrip kuno, uang lama, alat transportasi, dan banyak koleksi lainnya. Dilansir dari laman Instagram @museumairlangga, museum ini juga memberikan edukasi terkait kehidupan spiritual masyarakat Jawa pada abad ke-11.

4. Makam Boncolono

Makam Boncolono terletak di atas Bukit Maskumambang. Menurut legenda, Boncolono adalah maling baik hati, mirip sosok Robin Hood, yang berasal dari Kediri.

Untuk sampai ke makam ini, wisatawan perlu sedikit berusaha karena harus mendaki 500 anak tangga. Namun, rasa lelah dan dahaga akan terbayarkan di puncak bukit, di mana wisatawan akan disambut dengan angin semilir dan kicauan burung pipit yang menenangkan.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore