Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Juni 2025 | 23.28 WIB

Temukan Pesona Sejarah di Lamongan: 5 Destinasi yang Tak Boleh Dilewatkan

Pemandangan dari belakang masjid Sendang Duwur, area situs pemakaman Sunan Sendang Duwur di Kecamatan Paciran, Lamongan. (Alfian Rizal/Jawa Pos)

JawaPos.com-Kabupaten Lamongan dikenal dengan pesona baharinya yang memukau. Lebih dari itu, wilayah yang terkenal dengan julukan Kota Soto itu menyimpan berbagai situs sejarah yang sarat nilai edukatif dan spiritual. Wisata sejarah di Lamongan menjadi destinasi menarik bagi pelajar, peneliti, maupun wisatawan umum. 

Selain keindahan arsitektur dan panorama, wisata sejarah di Lamongan menjadi jendela pembelajaran tentang perjuangan tokoh-tokoh besar Nusantara. Semua terangkum dalam jejak sejarah yang layak untuk terus dilestarikan dan dikenalkan oleh generasi ke generasi.


1. Makam Sunan Drajat

Berlokasi di Dusun Drajat, Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Makam Sunan Drajat merupakan situs penting dalam sejarah penyebaran Islam di Jawa Timur. 

Dilansir dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, Sunan Drajat atau Raden Qosim mulai berdakwah di wilayah Paciran dan sekitarnya sejak 1481 M. Ia mendirikan mushola serta mengajarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat yang masih menganut kepercayaan Hindu-Buddha.

Sunan Drajat dikenal karena pendekatan dakwahnya yang humanis dan sosial. Ia menekankan pentingnya memberi kepada yang membutuhkan. 

Dalam berdakwah, ia juga menggunakan media kesenian dengan menciptakan tembang Pangkur. Sedangkan alat musik yang digunakan berupa gamelan bernama Singo Mengkok yang sekarang disimpan di Museum Sunan Drajat.

2. Museum Sunan Drajat

Masih di kawasan Desa Drajat, berdiri Museum Sunan Drajat yang diresmikan pada 30 Maret 1992. Museum ini dibangun di atas lahan seluas 4 hektar dan menyimpan beragam koleksi peninggalan sejarah yang erat kaitannya dengan kehidupan dan perjuangan Sunan Drajat.

Beberapa koleksi andalan museum antara lain Gamelan Singo Mengkok, Batik Drajat, dan Daun Lontar bertuliskan Surat Yusuf. 

3. Masjid dan Makam Sunan Sendang Duwur

Berlokasi di atas Bukit Amitunon, Desa Sendang Duwur, Paciran, Masjid Sendang Duwur adalah saksi sejarah penting penyebaran Islam oleh Raden Nur Rahmad (Sunan Sendang Duwur). Masjid ini diyakini dipindahkan dari Mantingan ke puncak bukit hanya dalam satu malam.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore