
INDAH: Seorang pengunjung berpose di atas gardu pandang mirip sarang burung di bukit Desa Pakisrejo, Tanggunggunung, Tulungagung.
JawaPos.com- Destinasi wisata alam di Tulungagung, Jawa Timur, tak kalah elok dengan daerah lainnya.. Bahkan, kini bukan hanya wisatawan lokal Tulungagung yang mengunjungi destinasi alam itu, tetapi wisatawan luar kota juga ikut menikmatinya. Misalnya, di Desa Pakisrejo, Kecamatan Tanggunggunung. Ada wanawisata yang ramai diperbincangkan beberapa media, terutama media sosial.
Wanawisata di atas bukit dekat hutan jati tersebut menawarkan pemandangan hamparan alam hijau dan pegunungan dari sebuah gardu pandang. Namun, gardu pandang di bukit itu berbeda dengan gardu pandang kebanyakan yang berupa rumah pohon. Gardu pandang tersebut sangat unik. Bentuknya berupa sarang burung berukuran besar yang bisa memuat tiga hingga lima orang sehingga cocok untuk berfoto-foto maupun selfie.
Bahkan, udara di lokasi bukit itu juga sangat sejuk dan mampu membuat pikiran lebih fresh. ’’Cukup unik dan patut dikunjungi. Sebab, gardu pandangnya berbentuk sarang burung,’’ ungkap salah satu pengunjung Bahrurrosyid
Wanawisata tersebut berada tak jauh dari pusat Kota Tulungagung. Yakni, berkisar 17 kilometer. Bahkan, aksesnya pun cukup mudah dijangkau. Sebab, jalannya tidak menanjak seperti di pegunungan pada umumnya. Bukan hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan hutan jati di sekelilingnya. ’’Jauh sih tidak. Tapi, di sana kita harus berjalan sekitar 200 meter untuk menuju bukit tersebut,’’ jelasnya.
Hal senada diungkapkan Azizah Nurani, pengunjung asal Kediri. Dia mengaku mengetahui tempat wisata baru itu dari media sosial, khususnya Instagram. Sebab, banyak spot-spot unik yang menjadi andalan untuk ber-selfie. Tak jarang, ada pula yang grufie. Terlebih, pemandangan alam di sekitarnya membuat pengunjung merasa betah. ’’Bagus dan unik. Apalagi, saat ini para pemilik wilayah gencar menonjolkan potensi wisatanya,’’ katanya.
Bahkan, penamaan bukit jomblo pada bukit tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Sebab, menurut gadis 20 tahun itu, pengunjung –baik lokal maupun luar kota– penasaran untuk mengunjunginya. ’’Nama juga memengaruhi daya tarik. Kalau di sini, ada bukit jomblo dengan gardu pandang seperti sarang burung, mirip bukit Karimunjawa di Jawa Tengah yang juga memiliki gardu pandang berbentuk sarang burung,’’ ujarnya. (lil/and/c22/end)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
