
Photo
JawaPos.com - Transaksi janggal yang berhasil diungkap oleh Satgas TPPU pun tak lepas dari incaran informasi palsu. Dinarasikan dalam sebuah unggahan di Facebook bahwa ada delapan anak buah Sri Mulyani yang ditahan. Ditampilkan pula foto sampul sejumlah orang berseragam rompi oranye tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
’’SRI MULYANI KETAR KETIR, 8 ANAK BUAHNYA DI SE-RET KA-SUS KO-RU-PSI 349 T KEMENKEU,’’ tulis akun Facebook Ailyn Zoila yang juga menyertakan foto orang menghadap ke belakang di sebuah ruangan KPK.
Foto sampul tersebut memperlihatkan Mahfud MD dan Sri Mulyani yang seolah-olah mengungkap kasus transaksi palsu itu. Suasana tersebut mirip di ruang konferensi pers milik KPK. ’’Breaking News. Terima 14,5 M perkenalan. Dugaan Mahfud benar, 8 anak buah Sri Mulyani ditahan,’’ begitu keterangannya (s.id/8Ditahan).
Informasi tersebut jelas meragukan. Pasalnya, tidak ada informasi valid tentang penahanan para pegawai Kemenkeu itu. Pun video dan isi berita yang dibacakan oleh narator. Berita yang dibahas tersebut mengutip portal monitorindonesia.com yang terbit pada 11 September 2023 berjudul 8 Anak Buah Sri Mulyani Dipecat Buntut Transaksi Siluman Rp 349 Triliun.
Keterangan selanjutnya, tak ada satu pun yang menyebut 8 pegawai itu ditahan. Mereka hanya mendapat sanksi disiplin.
Ketua Tim Pelaksana Satgas TPPU Rp 349 Triliun Sugeng Purnomo mengatakan, 8 pegawai Kemenkeu itu diberhentikan setelah satgas terbentuk. Lagi pula, masih ada beberapa pihak yang sedang dalam proses mendapatkan sanksi hukuman disiplin (s.id/SanksiDisiplin).
Lalu, foto sampul tersebut juga rekayasa. Orang-orang yang menghadap ke belakang dan memakai baju tahanan KPK itu berjumlah lebih dari 8 orang. Berdasar penelusuran, foto tersebut tidak ada kaitan dengan dugaan transaksi mencurigakan di Kemenkeu. Foto itu diabadikan oleh LKBN Antara pada 22 Juli 2020. Judul ulasan tersebut berbunyi, KPK TAHAN 11 ORANG MANTAN ANGGOTA DPRD SUMUT.
Pada foto aslinya, tidak ada Mahfud MD dan Sri Mulyani. Justru barisan depan itu memperlihatkan pimpinan KPK Nurul Ghufron, lalu Deputi Penindakan Karyoto, dan Juru Bicara Ali Fikri.
Pejabat KPK tersebut menyampaikan keterangan pers tentang mantan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009–2014 dan 2014–2019 di gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/7/2020). KPK menahan 11 orang tersangka yang merupakan mantan anggota DPRD Sumut (s.id/DPRDSumut). (zam/c6/jun)
FAKTA: Foto kasus korupsi DPRD Sumatera Utara tidak berkaitan dengan kasus dugaan transaksi mencurigakan Rp 349 triliun di Kemenkeu.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
