Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Januari 2024 | 20.36 WIB

Viral Baliho Dandim Sukoharjo bersama Prabowo-Gibran, TNI: Hoax dan Propaganda

Media sosial tengah meributkan penemuan baliho bergambar paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bersama Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi. (Istimewa) - Image

Media sosial tengah meributkan penemuan baliho bergambar paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bersama Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi. (Istimewa)

JawaPos.com - Media sosial tengah meributkan penemuan baliho bergambar paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bersama Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi. Baliho ini ditemukan di wilayah Kecamatan Bendosari dan Sukoharjo Kota, Jawa Tengah.
 
Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Richard Harison mengatakan, kasus ini pertama kali didengar pihaknya psda Selasa (09/01) siang. Saat itu ada masyarakat yang melapor ke Bawaslu Sukoharjo.
 
"Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sukoharjo Rochmad Basuki setelah mendapat laporan tersebut, hari itu juga langsung memerintahkan bawahannya untuk melakukan penyisiran dan mengamankan tiga buah Baliho di area persawahan," kata Richard dalam keterangan tertulis, Kamis (11/1).
 
 
Pada hari yang sama Dandim langsung berinisiatif mendatangi Bawaslu Sukoharjo. Dia menjelaskan bahwa tidak pernah melakukan pemasangan baliho tersebut.
 
"Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi dengan didampingi Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit telah memberikan klarifikasi ke Bawaslu yang intinya Dandim 0726/Sukoharjo Tidak pernah memerintahkan kepada siapapun untuk membuat/memasang baliho dimaksud serta menegaskan bahwa dirinya beserta anggota jajarannya masih tetap memegang teguh netralitas TNI," imbuh Richard. 
 
TNI menilai telah terjadi pencatutan foto Dandim Sukoharjo oleh pihak tak bertanggungjawab. Sehingga terjadi penggiringan opini yang bisa memicu perdebatan.
 
 
"Pencatutan foto Letkol Czi Slamet Riyadi yang disandingkan dengan salah satu Capres dan Cawapres yang terpampang di baliho/APK merupakan hoax dan propaganda negatif yang sengaja diciptakan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan tujuan penggiringan opini agar masyarakat meragukan netralitas TNI dan bisa jadi ada upaya untuk menciptakan instabilitas wilayah dengan memecah belah persatuan dan kesatuan anak bangsa," jelasnya.
 
Hasil penelusuran yang dilakukan TNI, foto Letkol Slamet Riyadi diambil oleh pelaku dari internet. Kemudian disandingan dengan Prabowo-Gibran yang di bawahnya diberikan tulisan “Selamat dan Sukses”.
 
"Terkait temuan tersebut pihak berwajib dalam hal ini Bawaslu Sukoharjo masih melakukan penyelidikan lanjutan," pungkas Richard.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore