
Photo
APA PUN yang sedang viral selalu mengundang aksi jahil produsen hoax. Misalnya, peristiwa kematian legenda sepak bola Argentina Diego Armando Maradona 25 November lalu. Tiba-tiba saja di media sosial beredar foto yang menunjukkan legenda sepak bola Brasil Pele berjongkok di pusara Maradona.
’’Moment di pemakaman ini sungguh menggetarkan. PELE 80 tahun legenda bola dunia asal Brazil yang bernama asli Edson Arantes do Nascimento berjongkok dengan ekspresi duka mendalam di pusara Maradona.’’ Begitu keterangan yang ditulis akun Facebook Djoko Saksono pada 29 November 2020 (bit.do/PeleBerjongkok)
Foto tersebut memang memperlihatkan Pele sedang memegang pusara sembari membawa bunga di tangan kirinya. Namun, foto seperti itu tidak ditemukan di akun Twitter Pele setelah kematian Maradona. Yang ada, Pele mem-posting foto Maradona memegang trofi Piala Dunia plus ucapan belasungkawa.
’’Suatu hari, saya berharap kita bisa bermain bola bersama di langit.’’ Begitu penggalan tulisan belasungkawa Pele yang di-posting pada 26 November 2020. Anda bisa melihatnya di bit.do/DoaPele.
Lantas, dari mana asalnya foto Pele bersimpuh di pusara Maradona? Memanfaatkan situs padanan gambar, foto tersebut ternyata hasil rekayasa digital. Versi aslinya, pria dalam foto itu bukanlah Pele. Bagian kepalanya saja yang diganti, kemudian ditambahi tulisan ’’Diego Maraona’’ di pusara yang berdiri tegak. Anda dapat membandingkan kemiripan foto itu di situs Getty Images, bit.do/FotoStok.
Fakta lainnya bisa dibaca dari berita di Daily Mail tentang pemakaman Maradona pada 26 November lalu. Berita itu dilengkapi foto yang memperlihatkan situasi iring-iringan jenazah menuju Jardin Bella Vista, Buenos Aires.
Salah satu foto memperlihatkan suasana pemakaman dengan menggunakan drone. Bentuk pemakamannya berbeda dengan foto yang diunggah akun Facebook Djoko Saksono. Posisi pusaranya tidur, bukan berdiri. Anda dapat melihatnya di bit.do/PemakamanDiego.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
