Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Desember 2020 | 12.05 WIB

Jadi Bahan Hoaks, Erdogan ”Seolah” Tolak Jabat Tangan Macron

Photo - Image

Photo

ISU Islamofobia di Prancis yang memicu protes negara-negara Islam masih laku dijadikan bahan hoax. Contohnya kabar tentang sikap Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang tidak mau berjabat tangan saat berada di satu forum dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Kabar itu dilengkapi video singkat tentang pertemuan pemimpin empat negara.

”Keren Sultan Erdogan, Dia tidak mau duduk dan salaman dengan orang yang telah menghina Islam dan Nabi Muhammad. Sama sekali tidak di perdulikannya pemimpin Prancis.” Begitu penggalan narasi yang disebar akun Facebook Ananda pada 28 November lalu (bit.do/TidakMauSalaman).

Narasi selanjutnya menyebutkan bahwa Turki terus memboikot produk Prancis. Hal itu berkaitan dengan kasus guru sejarah di Prancis yang memamerkan kartun Nabi Muhammad kepada murid-muridnya sebagai bentuk pendidikan kebebasan berekspresi. Guru itu, Samuel Patty, akhirnya tewas dipenggal kepalanya oleh pemuda bernama Abdullah Anzorov Oktober lalu. Atas kasus tersebut, Macron membuat serangkaian pernyataan kontroversial yang menyudutkan agama Islam.

Kembali ke video, ada kejanggalan jika rekaman itu dikaitkan dengan kondisi terbaru di Prancis. Sebab, para kepala negara yang bertemu sama sekali tidak mengenakan masker. Patut dicurigai pertemuan itu dilakukan sebelum pandemi Covid-19.

Saat ditelusuri, video yang lebih lengkap pernah diunggah kanal YouTube milik Ruptly pada 27 Oktober 2018. Video berdurasi 2 jam 17 menit itu memperlihatkan pertemuan empat pemimpin negara. Selain Erdogan dan Macron, hadir Presiden Rusia Vladimir Putin dan Kanselir Jerman Angela Merkel. Mereka berusaha mencari solusi atas konflik berkepanjangan di Syria.


Narasi yang menyebutkan bahwa Erdogan tidak memedulikan Macron dalam pertemuan itu juga keliru. Pada akhir pertemuan, tampak Erdogan dan Macron keluar dari pintu yang sama. Bahkan, saat berakhirnya konferensi pers, Erdogan dan Macron mengikuti sesi pemotretan bersama dengan bergandengan tangan. Saat hendak foto itulah, Erdogan justru mengulurkan tangan kepada Emmanuel Macron. Anda dapat melihatnya di bit.do/FotoBareng.

---

FAKTA

Video yang diunggah akun Facebook Ananda memperlihatkan akhir konferensi pers pertemuan pemimpin negara Jerman, Prancis, Rusia, dan Turki pada Oktober 2018. Pada akhir sesi, mereka berfoto dan bergandeng tangan bersama.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=s3QNC_wqZPw

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore