
Photo
POTONGAN gambar yang memperlihatkan bungkusan paket bantuan dari presiden Republik Indonesia (RI) mendadak viral di media sosial. Gambar tersebut dimanfaatkan pembuat hoax untuk menyebar kegaduhan. Mereka mempersoalkan logo bintang yang ada di pembungkus bantuan itu. Katanya, logo tersebut merupakan lambang Partai Komunis Tiongkok.
”Kenapa bukan Burung Garuda sbg lambang NKRI yg dipasang di tas Bantuan Presiden ini. Bintang Merah ini klo gak salah lambang Partai Komunis China. Semoga saja ini hoax.” Begitu keterangan yang disebar akun Facebook Buhari Fakkah pada 3 Mei 2020 (bit.ly/BintangKomunis).
Gambar yang diunggah akun Buhari Fakkah juga ditempeli tulisan yang cukup provokatif. Bunyinya seperti ini, ”Jelaskan siapa yang ingin ganti Pancasila.” Kemudian, logo bintang berwarna emas itu dilingkari dengan garis tebal berwarna biru.
Tentu saja informasi tersebut menyesatkan. Sebab, logo bintang berwarna emas yang diapit padi dan kapas selalu menyertai berbagai dokumen atau surat resmi yang dikeluarkan langsung oleh presiden RI.
Sejarawan Universitas Airlangga Adrian Perkasa menegaskan, logo bintang emas, padi, dan kapas telah digunakan sejak zaman kepresidenan Ir Soekarno. Contohnya saat Presiden Soekarno memberikan sambutan untuk penerbitan buku kumpulan karya Ki Hajar Dewantara pada 1962. ”Tidak ada hubungannya dengan lambang Partai Komunis Tiongkok,” cetusnya.
Penjelasan tentang logo itu juga bisa ditemukan dalam salinan berkas yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri Sekretaris Negara (Permensesneg) Nomor 10 Tahun 2010. Dalam salinan itu disebutkan, lambang kepresidenan berupa bintang dilingkari padi dan kapas. Sebelumnya berbentuk bintang dengan lingkaran padi.
Pada 2019 Permensesneg 10/2010 itu dicabut dan diperbarui dengan Permensesneg 4/2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Tata Surat Kepresidenan RI. Pada bab I (pendahuluan) dijelaskan, lambang kepresidenan adalah simbol jabatan presiden dan wakil presiden berupa gambar bintang yang dilingkari kapas dan padi.
Sedangkan dalam bab IV (perangkat surat jabatan presiden dan wakil presiden) dijelaskan, lambang kepresidenan terdiri atas gambar sebuah bintang berwarna polimas dengan ukuran tinggi 15,00 mm dan lebar 15,00 mm. Lambang itu dikelilingi kapas dan padi yang membentuk lingkaran berwarna kuning emas dengan ukuran diameter luar 27,50 mm dan diameter dalam 17,50 mm. Selengkapnya, Anda dapat membacanya di bit.ly/TataSuratKepresidenan.
---
FAKTA
Logo bintang dikelilingi lingkaran padi dan kapas merupakan lambang kepresidenan Republik Indonesia.
---
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=HaBQin-x1FQ
https://www.youtube.com/watch?v=EpHrWten208
https://www.youtube.com/watch?v=yn-0I9msWbc

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
